Breaking News:

Berita Karawang

Komplotan Penjambret Pukuli Emak-Emak di Karawang, Polisi Tunggu Laporan Korban

Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan sepeda motor. Ketika itu, korban sempat berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com
Ilustrasi: penjambretan 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Komplotan penjambret bertubi-tubi memukuli seorang ibu rumah tangga, saat gagal membawa kabur tas milik korban di Karawang. Komplotan berjumlah empat orang itu kini masih diburu polisi.

Kasus penjambretan ini menimpa seorang ibu bernama Sonia (40). Pelaku tak segan-segan memukul korban dengan botol beberapa kali hingga korban mengalami luka.

Danil, anak Sonia menjelaskan bahwa ibunya dijambret komplotan tersebut saat berada di depan Grand Taruma, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur. Insiden itu terjadi pada Minggu (26/12/2021) malam menjelang Senin (27/12/2021) dini hari.

Ketika itu, kata Danil, ibunya turun dari mobil di depan Grand Taruma untuk beli makan. Tiba-tiba pelaku langsung hendak merampas tas, akan tetapi berhasil dilawan ibunya.

Baca juga: Seorang Wanita Berkerudung jadi Korban Jambret Celurit di Polda Metro Jaya

"Karena gagal rampas tas, ibu saya dipukul menggunakan botol di bagian kepalanya," katanya, pada Selasa (28/12/2021).

Danil menuturkan, pelaku memukul menggunaan botol ke arah wajah dan kepala ibunya beberapa kali hingga mengalami luka parah.

Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan menggunakan sepeda motor. Ketika itu, korban sempat berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

"Salah seorang pedagang pecel lele di lokasi mencoba mengejar pelaku. Tapi para pelaku kabur," imbuh dua.

Baca juga: Penjambret Belepotan Lumpur Hitam Seluruh Badannya Usai Nyemplung ke Got

Saat ini, kata Danil, korban masih dirawat di Rumah Sakit Lira Medika Karawang. Sonia harus menerima beberapa jahitan pada bagian wajah dan kepala lantaran luka yang cukup parah.

Rencananya, korban akan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, hanya saja pihak keluarga korban harus menunggu kesembuhan Sonia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksana membenarkan adanya kejadian yang diduga percobaan pencurian dengan kekerasan yang dialami oleh Sonia.

"Iya benar kejadian percobaan pencurian dengan kekerasan. Sedang kita lakukan penanganan sambil menunggu laporan korban," ucapnya.

Oliestha menyebut pihaknya sudah melakukan menyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi yang berada di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Saat ini korban belum membuat laporan ya, tapi kami sudah melaksanakan lidik dan pemeriksaan saksi serta cek TKP," kata dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved