Breaking News:

Singgung Presidential Threshold, Ketua Umum Partai Ummat Bicara Soal Mimpi Amien Rais Jadi Presiden

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi bicara soal Amien Rais jadi Presiden saat menyinggung ambang batas pencapresan atau presidential threshold.

Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi bicara soal Amien Rais jadi Presiden saat menyinggung ambang batas pencapresan atau presidential threshold. Foto: Amien Rais 

TRIBUNBEKASI.COM - Ridho Rahmadi, Ketua Umum Partai Ummat, berbicara soal Amien Rais menjadi Presiden RI.

Awalnya, Ridho menyinggung adanya ambang batas pencapresan atau presidential threshold sebesar 20 persen.

Ridho Rahmadi menyebut aturan itu dibuat terkesan 'awur-awuran'.

Hal itu disampaikan Ridho Rahmadi dalam video di Instagram resminya seperti dilihat, pada Selasa (28/12/2021).

Baca juga: Partai Ummat Melebarkan Sayap di Kabupaten Bekasi, Targetnya Raih 8 Kursi pada Pilkada 2024

Baca juga: Tanggapi Mundurnya Puluhan Kader Partai, Humas DPP Partai Ummat: Itu Seleksi Alam dan Hal yang Wajar

Baca juga: Puluhan Orang Mundur dari Partai Ummat, Apa Penyebabnya? Berikut Ini Penjelasan Mustofa Nahrawardaya

"Kemudian sistem demokrasi terutama untuk pemilihan Presiden, juga terkesan awur-awuran ada Presidential Threshold yang tinggi,"

"20 persen dari perolehan kursi ataupun 25 persen akumulasi suara nasional dan jika partai ingin mencalonkan Presiden harus berbasis pemilu 2019 tidak masuk akal," kata Ridho.

Ridho mengaku dirinya telah membaca keputusan MK soal ambang batas pencapresan.

Dia mempertanyakan alasan adanya aturan tersebut.

"Keputusan MK waktu itu salah satunya pernah saya baca bahwa mereka mengklaim para pemilih di 2019 itu sadar suaranya akan dipakai di 2024. Ada yang sadar suaranya akan jadi basis pencapresan? Tidak ada. Tidak ada yang sadar," ucap Ridho.

Partai Ummat, kata Ridho, akan berjuang mengajukan judicial review presidential threshold sebelum 2024.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved