Breaking News:

Piala AFF 2020

Timnas Thailand Satu Level di Atas Skuat Garuda, Lebih Diunggulkan Raih Piala AFF

Timnas Indonesia termasuk tim yang tidak diunggulkan. Bahkan Timnas Indonesia masuk dalam pot tiga saat pengundian untuk pembagian grup.

Tangkapan Layar Kompas TV
Pengamat Sepak Bola, Akmal Marhali dalam Sapa Indonesia Malam, Kompas TV, Sabtu (25/12/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM — Keberhasilan skuat Garuda menembus babak final Piala AFF 2020 disebut menjadi sebuah prestasi yang mengejutkan. 

Sebab, Timnas Indonesia termasuk tim yang tidak diunggulkan untuk menjadi juara. Bahkan Timnas Indonesia masuk dalam pot tiga saat pengundian untuk pembagian grup.

Pengamat Sepak Bola, Akmal Marhali mengungkapkan hal itu saat dihubungi Tribunnews.com, jejaring TribunBekasi.com, Kamis (29/12/2021). 

"Hasil yang diraih sampai ke final menurut saya adalah hasil yang mengejutkan, di saat timnas kita dalam proses membangun pondasi baru, plus juga dalam proses membangun karakter baru di bawah Shin Tae-yong," ujar Akmal. 

"Jadi bagi Indonesia lolos ke final ini adalah sebuah prestasi, karena sejak awal memang tidak diunggulkan dan dijagokan untuk piala AFF kali ini. Bahkan masuk pot tiga dalam undian piala AFF," sambung dia. 

Baca juga: Jelang Final Piala AFF, Pelatih Thailand Sebut Permainan Bertahan Timnas Indonesia Sangat Baik

Indonesia melaju ke partai final Piala AFF setelah mengalahkan tuan rumah Singapura dengan skor agregat 5-3 di babak semifinal. 

Di babak final, Indonesia bakal berhadapan dengan Thailand. "Ini keempat kalinya ketemu mereka (Thailand) di Piala AFF," tutur Akmal. 

Di tiga final Piala AFF sebelumnya, Indonesia tidak pernah meraih kemenangan atas Thailand. 

Pada Piala AFF Cup tahun 2016, Indonesia tumbang dengan skor agregat 3-2. Kemudian Indonesia juga kalah dari Thailand di partai final Piala AFF tahun 2000 dan 2002.

Baca juga: Akui Timnas Thailand Bagus, Shin Tae-yong Akan Tempa Mental Juara pada Timnas Indonesia

Akmal menyebut, di atas kertas negara berjuluk Gajah Putih lebih diunggulkan ketimbang Witan Sulaiman dan kolega.  

"Thailand lebih diunggulkan dan dijagokan, kita harus realistis secara permainan timnas kita masih butuh pembenahan secara total. Mulai dari stamina, mental, sampai cara bermainnya," jelas Akmal.

"Kalau Thailand bermain sudah dengan sepak bola yang benar, kita satu level di bawah mereka. Harus kita akui itu," pungkas dia. (Tribunnews.com/ Lusius Genik Lendong)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved