Breaking News:

Berita Bekasi

Tahun Depan, Dana Bantuan Parpol Kabupaten Bekasi Diusulkan Naik jadi Rp 6.000 per Suara

Bantuan tersebut naik sebesar 300 persen dari anggaran tahun 2021 yang hanya sebesar Rp 1.500 per suara.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com
Ilustrasi - Dana bantuan parpol di Kabupaten Bekasi diusulkan naik jadi Rp 6.000 per suara. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menetapkan kenaikan dana bantuan bagi partai politik sebesar Rp 6.000 per suara untuk tahun 2022 mendatang.

Bantuan tersebut naik sebesar 300 persen dari anggaran tahun 2021 yang hanya sebesar Rp 1.500 per suara.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bekasi, Juhandi mengatakan kenaikan dana bantuan partai politik ini berdasarkan usulan yang disampaikan partai politik, ditambah adanya surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri yang meminta untuk pemda yang memiliki anggaran yang besar agar menaikkan dana bantuan kepada partai politik.

"Kenaikan Rp 6000 itu berdasarkan hasil kajian kami bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD)," kata Juhandi, Rabu (29/12/2021).

Juhandi mengaku, usulan tersebut telah disampaikan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan telah dilakukan evaluasi.

Setelah dievaluasi, pihak Pemprov Jawa Barat meminta agar Pemkab Bekasi melengkapi beberapa kajian.

"Waktu kita usulkan ke provinsi mereka minta dilengkapi kajiannya dengan keuangan, dana untuk kesehatan, dana pendidikan, dan persetujuan inspektorat. Sehingga jangan sampai kebutuhan yang penting tidak seimbang dengan bantuan keuangan partai. Dana bantuan ini nantinya bisa dipergunakan partai politik untuk pembinaan administrasi kepartaian," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Direktur lembaga Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Yusfitriadi mengatakan kenaikan dana partai politik tersebut dianggap tidak tepat, karena menurut dia, peran partai poltik saat ini tidak berjalan efektif.

"Pembiayaan partai politik itu selalu dialibikan untuk mengurangi dampak perilaku pragmatis dalam berbagai macam momentum kontestasi baik itu Pileg dan Pilpres, penyebabnya karena dana partai yang kecil," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved