Breaking News:

Berita Jakarta

Korpolairud Baharkam Polri Amankan 10 Kapal Ikan Berbendera Asing Sepanjang Tahun 2021

Mengambil ikan secara ilegal di perairan Indonesia, Korpolairud Baharkam Polri tangkap 10 kapal ikan berbendera asing sepanjang tahun 2021.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Korpolairud Baharkam Polri gelar jumpa pers mengenai kinerjanya sepanjang tahun 2021. Diketahui, Korpolairud Baharkam Polri tangkap 10 kapal ikan berbendera asing sepanjang tahun 2021. 

TRIBUNBEKASI.COM - Korpolairud Baharkam Polri tangkap 10 kapal ikan berbendera asing sepanjang tahun 2021, karena kedapatan mengambil ikan secara ilegal di perairan Indonesia.

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen M Yassin Kosasih mengatakan, kapal asing yang ditangkap kedapatan melakukan aktivitas illegal fishing sepanjang tahun 2021.

“Tahun ini alhamdulillah ada 10 kapan ikan asing yang berhasil kita tangkap. Itu juga jadi kasus menonjol karena terjadi di wilayah Natuna Utara,” ucap Yassin, Jumat (31/12/2021).

Menurut Yassin, kapal-kapal berbendera asing itu berbendera Vietnam dan Malaysia.

Baca juga: Underpass Bulak Kapal Bekasi Timur Belum Bisa Diujicobakan, Kenapa?

Baca juga: Angkutan Penyeberangan Pelabuhan Diprediksi Naik 29 Persen, ASDP Pastikan Kapasitas Kapal Memadai

Baca juga: Aksi Mogok Kerja dan Ikat Kapal Dilakukan Para Nelayan Pelabuhan Nizam Zachman Muara Baru Berakhir

Sementara itu dari 10 kapal ikan berbendera asing tersebut, dua di antaranya dari Malaysia dan sisanya Vietnam.

Peristiwa penangkapan 10 kapal ikan berbendera asing tersebut terjadi sekitar bulan Maret hingga bulan Agustus 2021 kemarin.

Tidak hanya kapal-kapalnya saja yang diamankan, aparat kepolisian juga menangkap kru kapal yang jumlahnya cukup banyak tersebut.

“Satu kapal dari kapal berbendera asing, 15 orang krunya. Jadi kurang lebih 75 orang kita amankan dan semua ada di Batam,” ucapnya.

Yassin menambahkan seluruh kasus kapal-kapal berbendera asing yang kedapatan melakukan aksi illegal fishing di perairan Indonesia itu selanjutnya diserahkan ke Kementerian Kelautan Perikanan.

(Wartakotalive.com/JHS)

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved