Breaking News:

Berita Nasional

Polemik Kebijakan Presidential Threshold, Pakar Hukum Tata Negara: Pastikan Legal Standing

Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menanggapi polemik presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden.

Editor: Panji Baskhara
Bangka Pos/Resha Juhari
Ilustrasi: Polemik presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden ditanggapi langsung oleh Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis. 

TRIBUNBEKASI.COM - Polemik presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden ditanggapi langsung oleh Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis.

Margarito Kamis menyampaikan presidential threshold saat ini digugat sejumlah pihak ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Presidential Threshold ini merupakan open legal policy atau ketentuan dalam sebuah undang-undang merupakan kewenangan pembentuk undang-undang.

Dalam gugatan tersebut, kata dia, presidential threshold 20 persen ini diminta dihapus menjadi 0 persen.

Baca juga: Kebijakan Presidential Threshold, Guru Besar FISIP Unair: Presiden Bisa Jadi Bulan-bulanan Parlemen

Baca juga: Singgung Presidential Threshold, Ketua Umum Partai Ummat Bicara Soal Mimpi Amien Rais Jadi Presiden

Menanggapi gugatan presidential threshold tersebut, hakim MK dinilai tak akan terganggu dengan permohonan gugatan yang diajukan.

Sebab, ada persoalan mendasar yang belum terjawab yakni terkait legal standing para pemohon.

"Berbicara substansi gugatan judicial review presidential threshold dan terkait boleh atau tidaknya presidential threshold, dari sisi permasalahan mendasar, yang pertama harus dilakukan para pemohon adalah memastikan legal standing," tegas Margarito, Jumat (31/12/2021).

Jika dipandang dari sudut hakim konstitusi, kata dia, setiap pemohon judicial review presidential threshold tidak dapat dipandang sebagai persoalan partai politik.

Alasan ini sudah cukup bagi hakim MK untuk dengan mudah dalam menangani permasalahan gugatan tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved