Breaking News:

Kasus Narkoba

Polrestro Jakarta Pusat Tangkap 381 Orang Terlibat Kasus Narkoba, 90 Persennya Bandar Sabu Asal Iran

Narkoba seberat 147 kg itu terbongkar saat polisi mendapat informasi ada pemesanan sabu dari negara Iran.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Selama 2021, sebanyak 741 kilogram (kg) peredaran sabu diungkap Polres Metro Jakarta Pusat. Mayoritas barang laknat tersebut didatangkan dari Timur Tengah. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Selama 2021, sebanyak 741 kilogram (kg) peredaran sabu diungkap Polres Metro Jakarta Pusat.

Mayoritas barang laknat tersebut didatangkan dari Timur Tengah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan sebanyak 618 kg sabu berasal dari Iran, kemudian 128  kg datang dari Malaysia.

"Jadi sekarang ada modus justru datang dari Timur Tengah, yang besar, yaitu 618 kilo sabu dan Malaysia 123 kilo sabu, jadi total adalah 741 kilo, khusus Jakarta Pusat," kata Hengki dikonfirmasi Jumat (1/1/2022).

Baca juga: Apa Jadinya Jika Sabu-sabu 147 Kg Beredar di Jakarta saat Pesta Tahun Baru? Ini Kata Kombes Zulpan

Baca juga: Didakwa Sebagai Pengguna Sabu, Nia Ramadhani-Ardi Bakrie Wajib Rawat Jalan 3 Bulan di BNN DKI

Angka peredaran sabu itu naik drastis dibanding tahun 2020 lalu.

Pada tahun 2020 ungkapan sabu hanya capai 26 ribu gram, sementara 2021 sebanyak 771 ribu kilogram, termasuk jaringan internasional.

Angka ungkapan sabu naik drastis diduga karena Satnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menerapkan strategi yakni pre-emptive strike. 

Dari ungkapan itu, sebanyak 381 orang diamankan karena kasus narkoba. Di antaranya 353 laki-laki dan 28 perempuan.

"Dan 90 persennya adalah bandar," ungkap Hengki.

BERITA VIDEO : ADA GANJA SEBERAT 26,8 KG SAAT PELAKU DIRINGKUS

Halaman
123
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved