Breaking News:

Berita Olahraga

Ingin Level Timnas Indonesia Setara Thailand atau Vietnam?, Ini Saran Akmal Marhali untuk PSSI

"Kalau mentalnya dirusak di kolam kompetisi lokal yang kotor, mereka akan layu sebelum berkembang,

Penulis: Lusius Genik Lendong | Editor: Dedy
Dok. PSSI.org
Skuad timnas Indonesia saat menghadapi timnas Vietnam di babak penyisihan grup B Piala AFF di Stadion Bishan, Singapura, Rabu (15/12/2021). Skuat Garuda berhasil mempecundangi Malaysia dengan skor telak 4-1 dalam pertandingan terakhir fase Grup B, Minggu (19/12/2021) malam. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Pengamat sepak bola Akmal Marhali melihat Timnas Indonesia generasi Egy Maulana Vikri dan kolega saat ini sangat menjanjikan. 

Mereka disebut bisa menjadi tulang punggung untuk kemajuan sepak bola Tanah Air, asalkan mentalnya tidak terkontaminasi buruknya kompetisi domestik. 

Maka Akmal menekankan bahwa Timnas Indonesia yang kuat hanya bisa lahir bila ada pembinaan yang benar dan iklim kompetisi domestik yang sehat. 

"Timnas yang kuat lahir dari pembinaan yang benar dan kompetisi yang sehat," tutur dia kepada Tribunnews.com, Minggu (2/1/2022). 

Baca juga: Shin Tae-yong Tetap Puji Perjuangan Para Pemain Timnas Indonesia Meski Gagal Raih Juara Piala AFF

Baca juga: Gol Egy Maulana di Menit 80 Ubah Skor Akhir 2-2, Timnas Indonesia Juara Runners-Up Piala AFF 2020

"Kalau mentalnya dirusak di kolam kompetisi lokal yang kotor, mereka akan layu sebelum berkembang, seperti para pemain angkatan Syamsir Alam dan Evan Dimas yang dulu sangat dibanggakan," ujar Akmal.

Timnas Indonesia finish sebagai runner-up dalam helatan Piala AFF 2020 di Singapura. 

Hasil itu diraih setelah Egy Maulana Vikri dan kolega, tunduk dari Thailand dengan agregat 2-6. 

"Sudah hasil maksimal dari timnas Indonesia. Dengan posisi tidak diunggulkan lolos ke final sudah prestasi," tutur Akmal.

BERITA VIDEO : MOMEN PEMAIN TIMNAS INDONESIA PEGANG PIALA AFF 2020 JADI VIRAL MEDSOS

Bila ingin Timnas Indonesia bisa tampil lebih menjanjikan di turnamen-turnamen internasional, ada banyak yang harus dibenahi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved