Breaking News:

Beredar Video Pengendara Mobil Beli Bubur Ayam Protes Tarif Parkir di Cikarang Mahal Viral di Medsos

Seorang pengendara mobil mengeluh mahalnya tarif parkir di Pasar Bersih Pintu 11, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Viral di media sosial (Medsos), adanya video memperlihatkan karcis parkir milik seorang pengendara mobil yang sekaligus pembeli bubur ayam yang mengeluh, akan mahalnya tarif parkir di Pasar Bersih Pintu 11 Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG - Seorang pengendara mobil mengeluh mahalnya tarif parkir di Pasar Bersih Pintu 11, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Keluhan pengendara mobil soal tarif parkir mahal di Pasar Bersih Pintu 11 menjadi viral di media sosial (Medsos).

Diketahui, sebuah video keluhan seorang pengendara mobil soal mengeluh tarif parkir mahal ini terunggah di akun Instagram @liputancikarang.

Hingga Senin (3/1/2022) hari ini, postingan itu telah ditonton sebanyak 13.145 kali.

Baca juga: Viral, Beli Bubur Ayam Tak Sampai 5 Menit, Disuruh Bayar Parkir Rp 7.000, Ini Kata Kades Jayamukti

Baca juga: Truk Tabrak Pengendara Honda BeAT, Tukang Parkir Hingga Tiga Pedagang Gorengan, Satu Orang Meninggal

Baca juga: Seorang Nenek Menjadi Korban Penganiayaan Tetangganya Sendiri, Diduga Gara-gara Parkiran Kendaraan

Seorang pengendara mobil yang merekam video itu menyebutkan dirinya hanya sebentar parkirkan kendaraannya saat hendak membeli bubur ayam yang dibawa pulang, pada Minggu (2/1/20221) lalu.

"Beli bubur ayam, enggak sampai 5 menit tapi disuruh bayar parkir Rp 7.000," keluhnya.

Bahkan ia memperlihatkan tiket parkir bertuliskan oknum yang diduga melakukan pungutan parkir.

Tertulis di dalam tiket Karang Taruna Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat beserta logo.

Tanggapi hal itu, Kades Jayamukti, Iwan sebut terhitung sejak 2 September 2021, Pemdes bekukan kepengurusan Karang Taruna Desa Jayamukti.

Bahkan sampai saat ini, belum dibentuk kembali lantaran masa jabatan kepengurussn yang lama telah selesai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved