Breaking News:

Vendor Upacara Adat Pernikahan Ikut Menjadi Korban Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Karawang

Kasus penipuan wedding organizer (WO) milik seorang berinisial DP tengah viral di media sosial (Medsos) di wilayah Karawang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) di Mapolres Karawang, Senin (3/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Kasus penipuan wedding organizer (WO) milik seorang berinisial DP tengah viral di media sosial (Medsos) di wilayah Karawang.

Tak hanya calon pengantin saja, namun ada vendor upacara adat menjadi korban penipuan WO di Karawang itu.

Dina Permata (26) pemilik vendor upacara adat di Karawang itu mengatakan jika dirinya belum dibayar oleh DP, si pemilik WO itu selama dua kali manggung.

"Iya saya juga kena tipu, dua kali pakai kami buat acara adat belum dibayar," katanya, pada Senin (3/1/2022).

Baca juga: Tergiur Promo Murah, Puluhan Pasangan di Kabupaten Karawang Jadi Korban Penipuan Wedding Organizer

Baca juga: Korban Penipuan Wedding Organizer 57 Orang, Kapolres: Jangan Mudah Percaya Promo yang Belum Jelas

Baca juga: Kasus Penipuan Wedding Organizer Mulai Diselidiki Polisi, Baru Tujuh Korban yang Melapor

Ia menceritakan, pemilik WO DP itu menyewanya untuk mengisi acara upacara adat sekitar tiga minggu lalu.

DP menjanjikan akan membayarnya setelah empat hari acara, namun hingga saat ini belum juga dibayar.

"Panggung ke dua itu lima hari setelah panggung pertama. Dia menjanjikan empat hari setelah acara akan dibayar"

"Tetapi sampai saat ini sudah tiga minggu belum ada pembayaran," jelas Dina.

Dina mengaku sudah melaporkannya ke polisi.

Selain itu ia juga telah dimintai keterangan oleh polisi.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved