Breaking News:

Berita Jakarta

Kasus Positif Covid-19 di DKI Naik Usai Libur Nataru, Wagub Ingatkan Warga Patuhi Prokes

Wagub Ariza mengimbau kepadaw warga masyarakat tetap harus waspada meskipun sudah divaksin.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (3/1/22) malam. 

TRIBUNBEKASI.COM — Angka kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan usai momen libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui adanya kenaikan angka kasus Covid-19 tersebut.

"Memang ada kenaikan, kasus positif menjadi 103 (per 2 Januari) kita harus hati-hati sekalipun BOR 5 persen, ICU turun 4 persen, dukungan fasilitas Insya Allah kita usahakan yang terbaik. Semua stok tidak lebih cukup," ucap Ariza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (3/1/22) malam.

Berdasarkan penelurusan, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan, bahkan hingga dua kali lipat dibanding pekan ketiga Desember 2021 lalu.

Tepatnya pada 20 Desember 2021, angka kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta tercatat sebanyak 38 kasus.

Baca juga: Meskipun Kasus Positif Covid-19 Terus Menurun, Warga Karawang Diminta Tetap Patuhi Prokes

Seiring berjalannya waktu, kasus aktif Covid-19 usai momen libur Nataru mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Tercatat dua hari terakhir di awal 2022 ini penambahan kasus selalu lebih dari 100 kasus aktif, bertambah lagi 103 kasus pada 2 Januari 2022 kemarin. Tepat 3 Januari 2022, angkanya bertambah sebanyak 172 kasus aktif di DKI Jakarta.

Kendati demikian, orang nomor dua di Ibu Kota ini mengimbau kepada masyarakat tetap harus waspada meskipun sudah divaksin.

"Sekali lagi kami minta seluruh warga tetap berhati-hati sekalipun vaksinnya sudah lebih tinggi DKI Jakarta, prokes harus tetap dilaksanakan, kita selalu melakukan disinfektan, masyarakat juga sudah sangat bijak patuh disiplin bijak tegas umumnya. Tapi tetap kita harus sangat hati-hati tidak boleh lengah," jelas Ariza.

"Tetap tempat terbaik apalagi untuk anak-anak di bawah umur, orang tua, komorbid, tempat terbaik adalah di rumah," tutupnya.

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved