Breaking News:

Berita Karawang

Sejumlah Mega Proyek di Kabupaten Karawang yang Tertunda karena Pandemi Bakal Diselesaikan Tahun Ini

Sejumlah mega proyek di Kabupaten Karawang itu sempat tertunda pembangunannya karena Covid-19 pada 2021 lalu akan diselesaikan tahun 2022 ini.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang akan selesaikan sejumlah mega proyek yang sempat tertunda pembangunannya akibat pandemi Covid-19 pada 2021 lalu. Hal itu dikatakannya seusai memimpin rapat koordinasi, evaluasi, dan proyeksi pembangunan tingkat Kabupaten Karawang bersama jajarannya di halaman belakang Rumah Galeri, Selasa (4/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat bakal segera selesaikan sejumlah mega proyek di 2022.

Sejumlah mega proyek di Kabupaten Karawang itu sempat tertunda pembangunannya karena Covid-19 pada 2021 lalu.

Diakui Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana ada beberapa proyek besar di wilayahnya yang harus diselesaikan pembangunanya pada tahun 2022.

Mulai dari penataan dan perbaikan jalan di Jalan Interchange Karawang Barat mulai dari Bundaran Badami.

Baca juga: Walau Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Turun, Angka Korban Meninggal Dunia di Kabupaten Karawang Tinggi

Baca juga: Vendor Upacara Adat Pernikahan Ikut Menjadi Korban Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Karawang

Baca juga: Program Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun, Jubir Satgas Covid-19 Karawang: Wajib Didampingi Orang Tua

Lalu, perbaikan jalan ambles di Sindang Reret, penataan Jalan Ahmad Yani, Tuparev, Kertabumi dan alun-alun Karawang.

"Itu selesai 2022, untuk anggaran baik itu APBD, bantuan dari Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi," papar Cellica Nurrachadiana, seusai memimpin rapat koordinasi, evaluasi, dan proyeksi pembangunan tingkat Kabupaten Karawang bersama jajarannya di halaman belakang Rumah Galeri, Selasa (4/1/2022).

Selain itu, Cellica Nurrachadiana melanjutkan pembangunan IGD Kritis RSUD Karawang, Pasar Rengasdengklok, Jembatan Walahar dan Rumambe akan diselesaikan pada tahun 2022.

"Itu semua merupakan fasilitas umum yang sangat ditunggu kehadirannya oleh masyarakat," ujarnya.

Terkait penataan akses tok Karawang Timur, ia akui terbentur aturan.

Sebab, jalan menuju gerbang tol Karawang Timur itu masih menjadi tanggungjawab pihak PT Jasa Marga.

"Ini bukan persoalan kami tidak peduli, kan ada aturannya jangan sampai niat baik ini berbuntut masalah hukum," katanya.

Menurutnya, pembenahan akses tol Karawang Timur berbeda dengan akses tol Karawang Barat yang memang perawatannya dikoordinasikan dengan pihak Kementerian PU, Jasa Marga, dan Pemerintah Kabupaten Karawang.

"Kalau Karawang Barat sudah ada izin, sehingga kami bisa melakukan penataannya. Kami juga harap pelebaran jembatan Badami yang saat ini menjadi titik kemacetan bisa diselesaikan Kementerian PU," tandasnya.

(TribunBekasi.com/MAZ)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved