Breaking News:

KPK OTT Pepen

Begini Suasana Kediaman Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Pasca Ditangkap KPK 

Rumah berkelir kuning itu, juga terpantau tertutup. Pintu masuk pun terlihat tertutup bahkan lampu di dalam rumah pun juga terlihat di matikan. 

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Pasca dikabarkan ditangkap Tim Satgas KPK, suasana sekitar kediamanan Rahmat Effendi terpantau tertutup, Rabu (5/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Pasca ditangkapnya Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi bersama pihak swasta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), suasana sekitar kediamanan Rahmat Effendi terpantau tertutup.

Pantauan Tribunbekasi.com, kediaman Rahmat Effendi yang berada di jalan Ketapang, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan nampak terpantau sepi bahkan tertutup. Hanya ada dua penjaga yang berada di pos keamanan.

Selain itu, terlihat juga satu unit kendaraan Pamwal yang terparkir di depan rumah Rahmat Effendi. Kendaraan ini biasanya yang digunakan untuk mengawal kegiatan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ke beberapa tempat tujuan.

Rumah berkelir kuning itu, juga terpantau tertutup. Pintu masuk pun terlihat tertutup bahkan lampu di dalam rumah pun juga terlihat di matikan. 

Baca juga: KPK Sebut Tangkap Wali Kota Bekasi dan Pihak Swasta, Diduga Terlibat Transaksi Suap

Baca juga: Kapolri Kembangkan Korps Pemberantas Korupsi yang Pernah Digagas Tito Karnavian

Hingga saat ini, belum ada satupun keluarga yang terlihat keluar dari rumah tersebut.

Petugas keamanan yang berada di lokasi pun cenderung berada di dalam dan tidak keluar dari pos penjagaan.

Sebelumnya, Tim satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan informasi, dalam OTT itu, tim satgas KPK turut mengamankan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan pihak swasta.

BERITA VIDEO : KETUA TIM DI DITJEN PAJAK DITAHAN KPK

Informasi yang sama menyebutkan Rahmat Effendi dan pihak swasta itu diamankan lantaran diduga terlibat transaksi suap. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved