Berita Kriminal

Kasus Prostitusi Online Cassandra Angelie, Pelanggannya dari Kalangan Pejabat? Ini Penjelasan Polisi

Benarkah para pelanggan prostitusi online Cassandra Angelie tersebut berasal dari kalangan pejabat?

Editor: Panji Baskhara
Kolase TribunBekasi.com/Instagram @cassangeliee
Artis Cassandra Angelie mengaku kepada polisi sudah lima kali lakukan transaksi prostitusi online dengan memasang tarif Rp 30 juta ke sejumlah pria hidung belang. 

TRIBUNBEKASI.COM - Pihak kepolisian akhirnya resmi tidak menahan artis Cassandra Angelie.

Padahal Cassandra Angelie sempat ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus prostitusi online.

Cassandra Angelie ditetapkan tersangka atas Pasal 506 KUHP terkait tindak pidana prostitusi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan memberikan penjelasan mengenak hal itu.

Baca juga: Kenapa Pengguna Jasa Esek-esek Cassandra Angelie Tidak Ditahan Polisi?

Baca juga: Polisi bisa Jerat Pria Hidung Belang Pengguna Jasa Cassandra Angelie Asal ada Laporan Pengaduan

Baca juga: Polisi Persilakan Istri Pemakai Jasa Prostitusi Artis Cassandra Angelie Melapor

Dirinya mengatakan, ancaman hukuman dari pasal tersebut yakni di bawah satu tahun penjara.

Sehingga, kepolisian memutuskan tidak menahan Cassandra Angelie.

"Dengan ancaman hukuman tersebut bisa tak dilakukan penahanan dengan pertimbangan penyidik di antaranya dianggap kooperatif, tak melarikan diri, dan tak akan hilangkan barang bukti," ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (3/1/2022), dikutip dari TribunJakarta.com.

Polisi juga mempertimbangkan, Cassandra yang juga sebagai korban prostitusi selain sebagai tersangka.

Sebab, dalam kasus ini, Cassandra Angelie merupakan objek dari prostitusi.

Pelanggan Cassandra Angelie Bukan Pejabat

Polisi memastikan pelanggan prostitusi yang menjerat Cassandra Angelie bukan dari kalangan pejabat.

Zulpan mengatakan, pemesan jasa Cassandra Angelie tak ikut terseret dalam kasus tersebut.

"Saya tak pernah menyatakan ada pelanggan CA dari kalangan tertentu atau pejabat."

"CA mengaku baru lima kali menjajakan diri dan tak ada dari kalangan-kalangan pejabat yang memesannya. Itu tak benar," jelas Zulpan, Selasa (4/1/2022), dilansir Wartakotalive.com.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved