Breaking News:

Berita Pendidikan

Studi Penyebab Kejahatan Kerah Putih, Kompol Supriyanto Meraih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude

Kompol Supriyanto, Kasubbagmutjab Bahbinkar RO SDM Polda Metro Jaya, meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude.

Penulis: Panji Baskhara | Editor: Panji Baskhara
Istimewa
Kasubbagmutjab Bahbinkar RO SDM Polda Metro Jaya, Kompol Supriyanto (Kiri) meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude IPK 3,72, dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Departemen Kriminologi, Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia, Rabu (5/1/2022), sekitaran pukul 13.00-14.30 WIB. 

TRIBUNBEKASI.COM - Kompol Supriyanto, Kasubbagmutjab Bahbinkar RO SDM Polda Metro Jaya, raih gelar doktor dengan predikat cumlaude.

Gelar doktor dengan predikat cumlaude ini ia raih dalam Sidang Terbuka Promosi Doktor Departemen Kriminologi, Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia.

Sidang terbuka dijalani Kompol Supriyanto tersebut, digelar secara online pada hari ini, Rabu (5/1/2022), sekitaran pukul 13.00-14.30 WIB.

Diketahui, Dr Supriyanto meraih gelar doktor dengan predikat Cumlaude lantaran mampu menyelesaikan studinya dalam waktu hanya 3,5 tahun, dengan IPK 3,72.

Baca juga: Wali Kota Terjaring OTT KPK, Partai Golkar Mengaku Bakal Siapkan Bantuan Hukum untuk Rahmat Effendi

Baca juga: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Terjaring OTT, KPK Amankan Sejumlah Uang, Diduga untuk Suap Menyuap

Baca juga: Wali Kota Bekasi Tejaring Operasi Tangkap Tangan, KPK Amankan Sejumlah Uang, Ini Kata Nurul Ghufron

Diketahui, studi garapan Kompol Supriyanto ini ialah 'Penyebab Kejahatan Kerah Putih: Studi Kasus Kejahatan Finansial di Indonesia.

Doktor Supriyanto mempertahankan disertasinya berjudul: Determinan Kejahatan Kerah Putih: Criminaloid dan Organizational criminogenic : Elaborasi Terhadap Kasus-Kasus Kejahatan Finansial di Indonesia.

Saat sidang, ia berhadapan Prof Drs Adrianus E Meliala, PhD, Prof Dr Semiarto Aji, Prof Dr Topo Santoso, Prof Dr Indriyanto Seno, Prof Dr Marcus Priyo, Dr Dra Ni Made Martini, Dr Vinita Susanti dan Dr Iqrak Sulhin.

Dalam studinya dijelaskan, determinan pendorong pelaku kejahatan finansial tersebut diantaranya adalah faktor sosio - ekonomi, yang mengacu kepada nature of industry.

Gambaran nature of industry di antaranya ialah menawarkan kemudahan, beri harga murah dan keuntungan yang berlimpah dalam waktu yang singkat.

Sedangkan affinity frauds, merujuk pada eksploitasi isu agama yang dapat menarik minat karakteristik masyarakat Indonesia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved