Breaking News:

Berita Kriminal

Banyak Korban Penipuan Wedding Organizer Belum Melapor, Polisi: Jumlah Kerugian bisa Jadi Bertambah

Setelah pemeriksaan saksi-saksi, kata Oliestha, Reskrim Karawang akan segera menggelar gelar perkara untuk naik ke penyidikan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Korban dugaan penipuan wedding organizer (WO) saat mendatangi Mapolres Karawang. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG --- Polres Karawang telah memeriksa sebanyak sepuluh orang saksi dalam kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) milik inisial DP.

Sepuluh orang saksi itu yang menjadi korban penipuan mulai dari calon pengantin hingga vendor.

"Yang diperiksa tujuh orang. Klien dan vendor," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana, pada Kamis (6/1/2022).

Oliestha mengatakan, sementara ini dari hasil inventarisir beberapa korban kerugian sementara sekitar Rp 50 jutaan.

Baca juga: Vendor Upacara Adat Pernikahan Ikut Menjadi Korban Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Karawang

Baca juga: Korban Penipuan Wedding Organizer 57 Orang, Kapolres: Jangan Mudah Percaya Promo yang Belum Jelas

Jumlah kerugian ini bisa jadi bertambah karena diduga masih banyak korban lainnya yang belum melaporkan.

"Kerugian sementara Rp 50 jutaan tapi masih terus kami update," katanya.

Setelah pemeriksaan saksi-saksi, kata Oliestha, Reskrim Karawang akan segera menggelar gelar perkara untuk naik ke penyidikan.

"Rencana segera kami gelarkan untuk naik ketahap berikutnya," katanya.

BERITA VIDEO : CERITA PARSIH DITIPU RP 1,5 MILIAR KORBAN PENIPUAN INVESTASI BODONG

Sebelumnya diberitakan, korban penipuan wedding organizer (WO) milik inisial DP yang saat ini tengah viral di media sosial Karawang, tak hanya calon pengantin saja.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved