Breaking News:

KPK OTT Pepen

Uang Suap Rp 7 M Diterima Wali Kota Bekasi Melalui Dua Orang Kepercayaannya Inisial JL dan WY

Tersangka RE diduga meminta sejumlah uang kepada pihak yang lahannya diganti rugi oleh Pemerintah Kota Bekasi,

Penulis: Dedy | Editor: Dedy
Kompas.com/Irfan Kamil
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pukul 22.51 WIB. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi pada Rrabu (5/1/2022).

Dalam konferensi pers OTT terkait dugaan tindak pidana korupsi tersebut, Ketua KPK, Firli Bahuri, menyebut ada 14 orang yang ditangkap dan kini masih menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih.

"Hari ini (Kamis--red), kami akan menyampaikan informasi terkait dengan kegiatan tangkap tangan dugaan
tindak pidana korupsi berupa penerimaan sesuatu oleh Penyelenggara Negara atau yang mewakilinya terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintahan Kota Bekasi," ucap Firli saat konferensi pers, Kamis (6/1/2022).

Dijelaskan Firli, penangkapan terhadap 14 orang termasuk Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mulai pukul 14.00 ini dilakukan di beberapa tempat di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat dan di wilayah Jakarta.

Baca juga: Begini Kronologis Penangkapan Wali Kota Bekasi, Digerebek di Rumah Dinas, Ditemukan Uang Miliaran

Baca juga: Gedung Pemda II Karawang Kotor, Bau, dan Bocor, Asep Agustian: Padahal untuk Pelayanan Masyarakat

Berikut 14 orang yang terjaring OTT KPK di Kota Bekasi dan Jakarta :

1. RE (Rahmat Effendi, tidak dibacakan), Wali Kota Bekasi periode 2013-2018 dan periode
2018-2022.
2. AA, Swasta / Direktur PT ME (MAM Energindo, tidak
dibacakan)
3. NV, Makelar Tanah
4. BK, staf sekaligus ajudan RE
5. MB, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP
6.  HR, Kasubag TU Sekretariat Daerah
7. SY, Direktur PT KBR dan PT HS 
8. HD, Direktur PT KBR dan PT HS (Hanaveri Sentosa, tidak dibacakan)
9. MS, Camat Rawalumbu
10. JL, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman
dan Pertahanan Kota Bekasi
11. AM, Staf Dinas Perindustrian
12. MY, Lurah Kati Sari
13. WY, Camat Jatisampurna
14. LBM, Swasta

Berikut kronologis operasi tangkap tangan :

Penangkapan terhadap 14 orang ini dilakukan Tim Satgas KPK setelah menindaklanjuti laporan masyarakat atas informasi adanya dugaan penyerahan uang kepada penyelenggara negara.

Rabu 5 Januari 2022

Tim KPK bergerak menuju di sebuah lokasi di Kota Bekasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved