Breaking News:

KPK OTT Pepen

Wali Kota Tempat Tinggalnya Terjaring OTT KPK, VIcky Prasetyo: Sebisa Mungkin Jangan Menghakiminya

suami Kalina Oktarani itu merasa warga Bekasi tidak boleh menyerang Rahmat Effendi hanya karena diduga bersalah dalam satu hari saja.

Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Dedy
warta kota/ariepuji
Presenter Vicky Prasetyo kaget mendengar kabar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, Vicky Prasetyo cukup mengenal baik sosok Ramat Effendi, Wali Kota Bekasi yang juga menjadi pemimpin di tempat tinggalnya. (FOTO ILUSTRASI) 

TRIBUNBEKASI.COM --- Presenter Vicky Prasetyo kaget mendengar kabar Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pasalnya, Vicky Prasetyo cukup mengenal baik sosok Ramat Effendi, Wali Kota Bekasi yang juga menjadi pemimpin di tempat tinggalnya.

Namun, Vicky Prasetyo tak mau mengomentari proses hukumnya dan juga tidak mau mengintimidasi KPK dalam melakukan penyidikannya.

"Ya saya cuma meminta harus mengedepankan azas praduga tak bersalah," kata Vicky Prasetyo ketika dihubungi Wartakotalive lewat sambungan telepon, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: KPK OTT Pepen, Ruang Kepala Dinas Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi Dalam Pengawasan KPK

Baca juga: Bakal Gantikan Posisi Wali Kota Bekasi yang Terjaring OTT KPK, Begini Jawaban Tri Adhianto Tjahyono

Vicky juga meminta kepada warga Bekasi untuk tidak menyudutkan Rahmat Effendi, yang tersandung kasus dugaan korupsi sampai ditangkap KPK.

"Kita berusaha sebaik mungkin untuk tidak menghakiminya. Karena penyidik KPK masih melakukan proses pemeriksaan dan belum ada putusan bersalah atau tidak," ucapnya.

Namun, suami Kalina Oktarani itu merasa warga Bekasi tidak boleh menyerang Rahmat Effendi hanya karena diduga bersalah dalam satu hari saja.

BERITA VIDEO : DITANYA PLT WALI KOTA BEKASI, INI JAWABAN TRI ADHIANTO

"Andai kata memang ini benar terjadi, kita lihat berapa periode dia (Rahmat Effendi) sudah membangun Kota Bekasi. Ya dari satu hari dia salah, kita lihat dapat berapa bulan, ratus hari, dan tahun dia sudah membangun Kota Bekasi," jelasnya.

Vicky Prasetyo menegaskan yang berhak mendalami kasus dugaan korupsi Rahmat Effendi adalah penyidik KPK, serta Pengadilan yang memiliki hak memutuskannya.

Halaman
1234
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved