Breaking News:

Berita Bekasi

Hindari Konflik Warga Soal Tanah, BPN Kabupaten Bekasi Sebar Tim PTSL di 54 Desa dan 12 Kecamatan

Dengan target tersebut, dirinya mengaku optimistis 4 tim yang telah dilantik mampu bekerja secara cepat, profesional dan tepat sasaran.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Tribunnews.com
Pemkab Bekasi bersama BPN Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk menyalurkan sertifikat tanah sebanyak mungkin. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Pihak Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi secara resmi melantik Tim Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2022 di ruangan Meuligo Ballroom, Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Cikarang Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi, Hiskia Simarmata berharap seluruh Tim PTSL baik pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Bekasi dan Pejabat Desa/Kelurahan yang terlibat, dapat bersinergi dan terus meningkatkan kinerjanya.

"Kita telah melantik tim PTSL tahun 2022 yang akan bertugas untuk mencapai target PTSL di Kabupaten Bekasi pada tahun ini. Semoga mereka dapat bekerja dengan sebaik-baiknya," ucap Hiskia melalui keterangan tertulisnya, Jumat (7/1/2022).

Baca juga: Jangan Sampai Jadi Korban Mafia Tanah Seperti Nirina Zubir, Ini Imbauan Kakanwil BPN DKI Jakarta

Baca juga: Wali Kota Depok Bungkam saat Ditanya soal Anak Buahnya Terlibat Pemalsuan Surat Jual Beli Tanah

Hiskia menjelaskan, tim PTSL yang dilantik berjumlah sebanyak 4 tim dengan wilayah sasaran yang tersebar di 54 desa dan 12 kecamatan yang menjadi penetapan lokasi (penlok) dari target PTSL tahun ini.

"Di tahun 2022 untuk pengukuran Peta Bidang Tanah (PBT) kita tergetkan ada 40.000 bidang tanah, untuk Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) sebanyak 56.600, sedangkan untuk K4 targetnya sebanyak 10.000," katanya.

Dengan target tersebut, dirinya mengaku optimistis 4 tim yang telah dilantik mampu bekerja secara cepat, profesional dan tepat sasaran.

BERITA VIDEO : BERANTAS MAFIA TANAH, MASSA GELAR DOA BERSAMA

Dirinya juga mengajak peran serta dari para perangkat desa untuk bekerjasama dengan tim pelaksana percepatan pendaftaran PTSL agar saling membantu untuk melayani masyarakat agar permasalahan atas hak tanah tidak lagi terjadi kedepannya.

"Target-targetnya sudah jelas mengenai kuota di tiap-tiap desa, artinya kita harus bersinergi untuk mencapai target sasaran itu agar masyarakat memiliki hak atas tanahnya dengan kepastian hukum yang tepat," ujarnya.

Kejar target 2022

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved