Breaking News:

Berita Bekasi

Lihat Bang Pepen Pakai Rompi KPK, Anggota Fraksi Golkar Ini Masih Merinding Tak Percaya

Rahmat Effendi dikenal merupakan sosok mentor di lingkungan aktivis Partai Golkar Kota Bekasi.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Jeprima
Tersangka Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengenakan rompi KPK saat akan dihadirkan pada konferensi pers kasus korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN — Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Bekasi, Daryanto menyatakan dirinya merasa terkejut melihat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengenakan rompi orange saat dihadirkan di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (6/12/2021).

Rahmat Effendi terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap yang melibatkan beberapa pejabat Dinas, Camat hingga Lurah dan beberapa pihak swasta. 

"Terus terang saya shock banget, sampai sekarang pun saya masih merinding tak percaya," kata Daryanto dikonfirmasi, Jumat (7/1/2022).

Daryanto yang kini merupakan Sekretaris DPD Golkar Kota Bekasi itu mengatakan bahwa Bang Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi, merupakan sosok mentor di lingkungan aktivis Partai Golkar Kota Bekasi.

Baca juga: Terkait Penetapan Tersangka Rahmat Effendi, Anggota DPRD Golkar Ini Utamakan Praduga Tak Bersalah

Oleh karena itu, Daryanto masih belum yakin benar jika Rahmat Effendi terlibat dalam kasus suap tersebut.

"Makanya yang tadi disampaikan, kita masih ingin melihat pembuktiannya dulu di pengadilan," katanya.

Meskipun dianggap sosok mentor oleh Daryanto, namun penetapan tersangka oleh KPK kepada Rahmat Effendi atas kasus suap bernilai miliaran rupiah itu, tidak mempengaruhi internal kepartaian Golkar Kota Bekasi.

Sebab, saat ini Rahmat Effendi hanyalah sebagai Ketua Dewan Pertimbangan, sehingga tugasnya pun tidak lagi sebagai pengambil keputusan, karena bukan lagi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi.

Baca juga: Proyek Pengendalian Banjir Kali Cakung Disebut KPK Dijadikan Objek Korupsi Rahmat Effendi

"Beliau hanya tugasnya memang sebagai dewan pertimbangan yang memberikan masukan saran dan bukan sebagai ketua DPD lagi. Kan sekarang Ketua DPD-nya ibu Ade Puspitasari," ujarnya.

Praduga Tak Bersalah

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved