Breaking News:

Berita Bekasi

Perputaran Uang di TPI Muara Bendera Bisa Tembus Rp 1 Miliar per Hari, tapi Kini Mati Suri

Dalam kondisi normal, perputaran uang di TPI Muara Bendera bisa tembus Rp 1 miliar per hari. Namun kini kondisinya TPI itu mati suri dan tak berfungsi

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com
Nelayan Desa Pantai Bahagia, Muaragembong. 

TRIBUNBEKASI.COM, MUARAGEMBONG — Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Bendera di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, dulu sempat berjaya.

Dalam kondisi normal, perputaran uang di TPI Muara Bendera itu bisa mencapai Rp 1 miliar per hari. Namun kini kondisinya jauh berbeda, TPI tersebut mati suri dan tak lagi berfungsi.

"Kami ada TPI di Desa Pantai Bahagia, tapi sekarang enggak berfungsi," ungkap Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Qurtubi saat dikonfirmasi, Jumat (7/1/2022).

Padahal, sambung Qurtubi, keberadaan TPI bisa menunjang pendapatan daerah Kabupaten Bekasi, terutama bagi warga di Desa Pantai Bahagia yang masih minim infrastruktur.

Ia menjelaskan perputaran uang dari hasil tangkapan ikan nelayan di Desa Pantai Bahagia, bahkan mencapai Rp1 miliar per harinya.

Baca juga: Oknum Tengkulak Disebut-sebut Jadi Penyebab Suasana TPI Muara Bendera Bekasi Mati Suri, Kok Bisa?

"Perputaran uang saat kondisi normal dari tangkapan ikan dan nelayan, lebih dari Rp1 miliar. Tapi sangat disayangkan karena enggak ada hasil yang masuk untuk masyarakat desa," ungkapnya.

Qurtubi mengungkapkan bahwa saat ini, nelayan menjual ikannya kepada tengkulak sehingga praktis, tak ada retribusi yang bisa ditarik saat transaksi jual beli dilakukan secara pribadi.

"Jadi sistemnya di sini itu, nelayan pribumi jual ikannya ke bakul (tengkulak), minimal satu bakul punya 10 anak buah," tutur Qurtubi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved