Breaking News:

Kekerasan terhadap anak

Waspada, Mayoritas Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak Berada di Lingkungan Dekat Korban

Kepercayaan satu sama lain antara orangtua dengan anak adalah salah satu upaya mencegah anak menjadi korban kekerasan seksual.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Sebagian besar pelaku kekerasan seksual terhadap anak adalah orang di lingkungan korban. Keterangan foto: Ilustrasi 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG -- Kewaspadaan orangtua dalam melindungi anaknya tak boleh kendur sedikitpun.

Pasalnya, kebanyakan pelaku kekerasan seksual anak adalah orang yang cukup dekat dengan si anak.

Hal ini berlaku umum termasuk di Karawang sebagaimana ditunjukkan data yang dikumpulkan Unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Karawang.

Kepala Unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Karawang, Wulan, menuturkan pada Jumat (7/1/2022) bahwa sebagian besar kasus kekerasan seksual terhadap anak terjadi di lingkungan tempat tinggal.

Bahkan pelaku kerap kali merupakan orang dekat.

"Maka harus berhati-hati para orangtua, tokoh masyarakat, dan tokoh lingkungan setempat," katanyaa.

Dia mengambil contoh kasus yang menimpa seorang anak berinisial M (11), yang mendapatkan pelecehan seksual dari E (50), tetangganya, sejak korban berusia 9 tahun.

"Pelaku ini yang kebetulan tempat tinggalnya di depan rumah korban," ujar Wulan.

Tren menurun

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved