Breaking News:

Berita Kriminal

Polisi Bongkar Aksi Penipuan MAD, Janjikan Korbannya Jadi Pegawai Honorer di Kantor Wali Kota Bekasi

Kasus penipuan menawarkan menjadi tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi diungkap Polres Metro Bekasi Kota.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
Tribun Bekasi/Joko Supriyanto
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki (Tengah) memperlihatkan barang bukti hasil pengungkapan kasus di Mapolrestro Bekasi Kota, Sabtu (8/1/2022). Diketahui barang bukti itu merupakan barang bukti kasus penipuan berkedok menawarkan korbannya menjadi tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, MEDANSATRIA - Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota membongkar kasus penipuan.

Kasus penipuan ini menawarkan menjadi tenaga kerja kontrak (TKK) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Alhasil, kasus penipuan TKK Pemerintah Kota Bekasi ini terbongkar setelah banyaknya laporan yang masuk.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki membenarkan adanya kasus tenaga kerja kontrak bodong itu.

Baca juga: Belasan Orang jadi Korban Penipuan Penerimaan Tenaga Kerja Kontrak di Pemkot Bekasi

Baca juga: Bukan Kasus Penipuan, Ustaz Yusuf Mansur Jalani Sidang Perdana Kasus Wanprestasi Dana Investasi

Baca juga: Dugaan Kasus Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Karawang Milik DP, Polisi Periksa Sepuluh Saksi

Ia mengataka,n dalam pengungkapan kasus TKK bodong ini, Polres Metro Bekasi mengamankan pelaku berinisial MAD (44).

Ratusan juta pun sudah dinikmati tersangka atas aksinya itu.

"Kami berhasil mengamankan tersangka atas nama MAD, modus operandi dilakukan tersangka, yaitu menjanjikan korban untuk diterima jadi pegawai honorer di lingkungan Wali Kota Bekasi," kata Kombes Hengki di Mapolrestro Bekasi Kota, Sabtu (8/1/2022).

Berdasarkan keterangan tersangka, MAD menawarkan beberapa orang yang tengah mencari pekerjaan.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki (Tengah) memperlihatkan barang bukti hasil pengungkapan kasus di Mapolrestro Bekasi Kota. Sabtu (8/1).
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki (Tengah) memperlihatkan barang bukti hasil pengungkapan kasus di Mapolrestro Bekasi Kota. Sabtu (8/1). (Tribun Bekasi/Joko Supriyanto)

Nama MAD pun mulai dikenal, setelah beberapa korban yang dijanjikan oleh tersangka bercerita kepada beberapa orang, sehingga banyak dari korban yang akhirnya tergiur.

Meskipun MAD sendiri bukanlah pegawai dari lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, tersangka mampu meyakinkan korbannya untuk mendaftar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved