Breaking News:

Berita Jakarta

Ketua DPRD DKI Berdalih Tunjangan Dewan Naik jadi Rp 177,3 Miliar Demi Bantu Masyarakat

Gaji dan tunjangan DPRD DKI Jakarta tahun 2022 tembus Rp 177,3 miliar. Angka ini naik Rp 26,4 miliar dibanding tahun 2021 sebesar RP 150,9 miliar.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com
Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi. 

TRIBUNBEKASI.COM — Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi berdalih kenaikan tunjangan anggota dewan sebesar Rp 26,42 miliar atau menjadi Rp 177,3 miliar pada tahun 2022, semata-mata demi membantu masyarakat.

Politikus PDI Perjuangan ini lalu membandingkan, tunjangan anggota dewan sebetulnya jauh lebih rendah dibanding pihak eksekutif dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta.

“Kami paling kecil diantara eksekutif loh. Jadi (tunjangan) dinaikkan sedikit untuk kami juga untuk masyarakat, karena kami membantu masyarakat apa yang dipinta warga kami bantu,” kata Prasetyo pada Minggu (9/1/2022).

Menurut dia, tunjangan anggota dewan setiap bulan hanya Rp 18 juta per bulan atau Rp 216 juta per tahun. Angka ini tidak sebanding dengan Gubernur di kisaran Rp 4,6 miliar sebulan atau Rp 56 miliar setahun.

“Namanya pemerintahan daerah itu ada eksekutif dan legislatif. Nah sekarang kami melihat tunjangan eksekutif (besar), dia bisa istilahnya ke tengah masyarakat dengan gagahnya,” ujar Prasetyo.

Baca juga: Tahun Ini, Gaji dan Tunjangan Anggota DPRD DKI Naik Rp26,42 Miliar

Dalam kesempatan itu, Prasetyo juga meluruskan stigma di masyarakat bahwa gaji dewan naik demi mengeruk keuntungan pribadi.

Menurut Prasetyo, gaji anggota dewan tidak naik namun hanya tunjangan yang naik demi membantu program pemerintah daerah.

“Program pemerintah tuh lebih besar dari kami, kayak sosper (sosialisasi perda) itu nggak kami pegang, tapi pihak ketiga gitu loh. Jadi, ada yang bilang sangat pemborosan pembiayaan, itu nggak ada,” imbuhnya.

Seperti diketahui, gaji dan tunjangan DPRD DKI Jakarta pada tahun 2022 tembus Rp 177,3 miliar. Angka ini naik Rp 26,4 miliar dibanding tahun 2021 lalu sebesar RP 150,9 miliar.

Baca juga: Dengan Adanya Pj Gubernur DKI Jakarta, Kewenangan PDI Perjuangan Dinilai Bakal Lebih Besar

Halaman
12
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved