Breaking News:

Berita Kriminal

Modus Pura-pura Jadi Penumpang, Pemuda Ini Nekat Rampok Sopir Travel

Kasus perampokan itu bermula ketika Megi Apria naik mobil travel dari Purwakarta, Jawa Barat pada Jumat (7/1/2022) dini hari.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ichwan Chasani
Wartakotalive/Budi Sam Law Malau
Ilustrasi mobil travel. 

TRIBUNBEKASI.COM — Megi Apria nekat merampok sopir travel di Jalan Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Pemuda yang kini masih berusia 26 tahun itu berpura-pura menjadi penumpang mobil travel jurusan Indramayu — Jakarta.

Kapolsek Duren Sawit, Kompol Suyud membeberkan bahwa peristiwa perampokan itu terjadi Jumat (7/1/2022) sekira pukul 10.31 WIB.

Kasus perampokan itu bermula ketika Megi Apria naik mobil travel dari Purwakarta, Jawa Barat pada Jumat (7/1/2022) dini hari.

Megi beraksi saat penumpang di mobil yang dikemudikan oleh Ade (32) sudah turun karena sampai Jakarta pada Jumat (7/1/2021) pagi.

Baca juga: Kasus Perampokan Nasabah Bank Modus Ban Kempis di Pulogadung Terungkap, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

Kompol Suyud mengatakan, tiga dari empat penumpang mobil travel tersebut turun di daerah Muara Angke, Jakarta Utara. Sementara Megi masih menumpang di mobil Ade.

"Korban ini adalah sopir Travel. Jadi dari Indramayu bawa penumpang ada empat sampai ke daerah Muara Angke itu pada turun (penumpang) terus tinggal satu," kata Suyud dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).

Sesampai di Banjir Kanal Timur (BKT) Megi Apria langsung menjerat leher Ade menggunakan ikat pinggang miliknya.

Mobil yang dikendarai Ade sempat berhenti karena peristiwa tersebut. Namun Ade melawan dengan cara menyikut dan memukul kepala pelaku. Hal itu membuat pelaku melepaskan jeratan leher korban.

Baca juga: Sempat Dikepung Warga, Pelaku Perampokan Disertai Penyanderaan di Toko Gadai Dibekuk Polisi

"Sopirnya ini melawan ya masih bisa coba lepas ikat pinggang di lehernya itu. Ada perlawanan, terus sopirnya sempat keluar," jelas Suyud.

Saat itu Megi sempat mengambil alih setir mobil Ade. Namun Ade langsung berteriak maling sehingga mencuri perhatian warga sekitar yang beraktifitas di sekitar lokasi.

Saat ini kata Suyud, pelaku berhasil diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Duren Sawit. Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP.

Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan polisi. Diduga Megi merupakan pemain tunggal yang mengincar mobil-mobil travel.

"Barang bukti yang kami amankan berupa gesper (ikat pinggang—red) yang dipakai untuk menjerat leher korban," jelas Suyud.

 

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved