Breaking News:

Berita Bekasi

Puskappi Dorong KPK Usut Tuntas Kasus Korupsi Wali Kota Bekasi Hingga Tingkat Legislatif

Kasus tersebut terindikasi melibatkan oknum anggota DPRD Kota Bekasi karena menyangkut APBD-Perubahan 2021 yang disahkan eksekutif dan legislatif.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Jeprima
Tersangka Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengenakan rompi KPK saat akan dihadirkan pada konferensi pers kasus korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Pusat Kajian Kebijakan Publik Pemerintah Indonesia (Puskappi) mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menelusuri dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD Kota Bekasi dalam kasus penyuapan pejabat negara yang menjerat Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Sebab kasus tersebut terindikasi melibatkan oknum anggota DPRD Kota Bekasi karena menyangkut APBD-Perubahan 2021 yang disahkan eksekutif dan legislatif.

Direktur Kajian Puskappi Bobby Darmanto berpandangan, korupsi sebagai extraordinary crime (kejahatan luar biasa) sehingga tidak mungkin berdiri tunggal, karena selalu melibatkan lebih dari satu orang.

Apalagi menurutnya dalam kasus yang menjerat Rahmat Effendi itu berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, ganti rugi lahan serta lelang jabatan.

Halaman
1234
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved