Breaking News:

Berita Karawang

Bupati Cellica Optimistis Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Capai 100 Persen pada Akhir Januari

Bupati Cellica menyebut, saat ini capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun baru 15 persen atau 32.318 dari jumlah target sebanyak 239.623.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana saat meninjau kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD Negeri Nagasari VI, Karawang Barat, pada Senin (10/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana optimistis cakupan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun di wilayah Kabupaten Karawang akan mencapai 100 persen pada 21 Januari 2022.

Bupati Cellica mengungkapkan hal itu saat meninjau kegiatan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SD Negeri Nagasari VI, Karawang Barat, pada Senin (10/1/2022).

Bupati Cellica menyebut, saat ini capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun baru 15 persen atau 32.318 dari jumlah target sebanyak 239.623.

Hingga kini, Pemkab Karawang masih terus melakukan kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun setiap harinya di sekolah-sekolah.

"Capaian vaksin anak 15 persen di angka 32 ribuan. Tapi saya optimis dua minggu selesai atau 21 Januari 2022 harus selesai," jelas dia.

Baca juga: Bupati Cellica Harap di 2022 Pandemi Berakhir Agar Percepatan Pembangunan Bisa Dilakukan

Cellica menjelaskan, vaksinasi anak ini dipersiapkan untuk pembelajaran tatap muka (PTM) pada Februari 2022.

Saat ini di wilayah Kabupaten Karawang pada semester 2 pembelajaran masih secara daring sampai akhir Januari 2022.

"Makanya ditargetkan 2 minggu harus selesai, selain SD kami juga memastikan SMP 100 persen divaksin karena sebagai syarat pembelajaran tatap muka nanti," ungkap dia.

Cellica menambahkan pihaknya terus menggencarkan melakukan kegiatan vaksinasi. Baik itu masyarakat umum, lansia, dan anak.

Baca juga: Ada 11.950 Pelajar Dapat Beasiswa, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana: Gunakan Sebaik Mungkin

Apalagi adanya varian omicron di Indonesia yang tingkat penyebarannya sangat tinggi, harus sangat diwaspadai.

"Ada omicron, jadi vaksinasi anak ini salah satu upaya. Vaksin ini penting selain harus prokes juga, anak-anak kan harus diedukasi dengan baik sehingga saat PTM kami tenang, orangtua tenang, dan anak-anak sehat," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved