Breaking News:

Berita Nasional

Garuda Indonesia Terbangkan Bantuan Seberat  65 Ton dari Pemerintah Indonesia untuk Afghanistan

Aksi ini merupakan bagian inisiasi Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI untuk rakyat Afghanistan.

Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Banu Adikara
Ilustrasi: Pesawat Garuda Indonesia Boeing 777. 

TRIBUNBEKASI.COM — Maskapai nasional Garuda Indonesia menerbangkan 2 armada Airbus A330-300 yang mengangkut bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia ke Kabul, Afghanistan.

Aksi ini merupakan bagian inisiasi Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI untuk rakyat Afghanistan.

Melalui program Indonesia Humanitarian Aid to the People of Afghanistan, Garuda  Indonesia menerbangkan sedikitnya 65 ton bantuan kemanusian yang dipersiapkan oleh Kementerian Luar Negeri RI.

Logistik ini yang terdiri dari bantuan kebutuhan pokok dan kebutuhan penunjang lainnya.

Baca juga: Garuda Indonesia Prediksi Trafik Penumpang Pesawat Tumbuh Tak Siginifikan di Periode Nataru

Baca juga: Lalu Lintas Kargo Internasional di Garuda Indonesia, Tumbuh Hingga 89,66 Persen

Adapun penerbangan tersebut turut dikawal oleh Tim Diplomat Kementerian Luar Negeri RI, Tim Medis, maupun Tim Pengamanan guna memastikan kelancaran proses pendistribusian.

”Menjadi sebuah kebanggaan dan makna tersendiri bagi kami sebagai national flag carrier  dapat berperan aktif  dalam menghubungkan pesan solidaritas kemanusiaan antarnegara,” ucap Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra pada Minggu (9/1/2022).

Humanitarian Flight tersebut diberangkatkan dari Jakarta menggunakan penerbangan GA 7900 yang berangkat pada Minggu (9/1/2022) dini hari dan telah tiba di Kabul, Afghanistan pada pukul 12.34 WIB. Sedangkan, penerbangan GA 7720  tiba di Kabul pada pukul 13.04 WIB.

Baca juga: Terkait Potensi Delisting, Manajemen Garuda Indonesia Fokuskan Pemulihan Kinerja lewat PKPU

Baca juga: Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan ke Lombok Jelang Ajang World Superbike Mandalika

Irfan kembali mengatakan, prosedur pengiriman bantuan kemanusiaan ini telah melalui koordinasi intensif bersama pemangku kepentingan terkait dengan memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.

Serta, standar kelayakan pendistribusian kargo udara dalam kaitan perijinan pengiriman logistik antarnegara.

"Kami turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Humanitarian Flight ini mengingat banyak aspek teknis yang harus dipersiapkan secara matang untuk memastikan kelancaran terlaksananya humanitarian flight ini,” pungkas Irfan.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved