Breaking News:

Berita Artis

Pesan Sabu Bareng Suami, Velline Chu Diringkus Polisi

Velline Chu dan suaminya ditangkap di rumah mereka di kawasan Perumahan Citra Grand Komplek Klaster Garden, Jati Karya, Jati Sampurna, Kota Bekasi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Ichwan Chasani
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Velline Chu dan suaminya, Budi Haryanto, yang diamankan pihak kepolisian terkait kasus narkoba, ditampilkan dalam rilis penangkapan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Penyanyi dangdut yang biasa tampil seksi, Velline Chu diciduk polisi usai pesan narkoba jenis sabu bareng suaminya, Budi Haryanto.

Memakai selendang berwarna biru, Velline hanya tertunduk malu saat dihadirkan bersama suaminya oleh pihak kepolisian, di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022).

Velline Chu yang punya nama asli Ningsih itu terlihat memakai baju totol macan dan leging hitam serta sendal jepit berwarna biru.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa Velline Chu ditangkap pada 8 Januari 2022 pukul 22.00 lalu oleh Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

Keduanya ditangkap di rumah mereka di kawasan Perumahan Citra Grand Komplek Klaster Garden, Jati Karya, Jati Sampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Berharap Segera Menikah, Ayu Ting-Ting Belum Dapat Ijin dari Anak

Baca juga: Keberatan Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Gaga Muhammad Sampaikan Nota Pembelaan Hari Ini

"Ada dua tersangka yang kami amankan. Pertama laki-laki Budi Haryanto (34) dan perempuan bernama Ningsih atau nama panggung Velline Chu (44)," ujar Zulpan di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/1/2022).

Keduanya ditangkap usai melakukan pemesanan narkoba jenis sabu.

Dari penangkapan itu polisi mendapatkan sejumlah barang bukti dari tangan para tersangka yakni satu klip sabu berat 0,08 gram, pipet kaca dan sabu sisa pakai seberat 2,78 gram, 1 bong kaca, 1 bong plastik, dan handphone.

Atas perbuatannya Velline dan suaminya dijerat pasal 112 ayat 1 subsider 127 ayat 1 juncto pasal 132 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara.

"Saat ini kami juga sudah kantongi nama bandar dan masih dalam pengejaran," jelasnya.

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved