Breaking News:

Covid19

Pemkab Bekasi Tak Gunakan Sinovak di Program Vaksinasi Booster, ini Alasannya.

Pemerintah Kabupaten Bekasi membutuhkan banyak vaksin Covid-19 merek Sinovac untuk vaksinasi dosis 2.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
TribunBekasi.com
Pemkab Bekasi tak akan gunakan vaksin Covid-19 buatan Sinovac sebagai vaksin bosster. Ini alasannya. Keterangan foto: (ilustrasi) Vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun di Sekolah Dasar (SD) Negeri Telukjembe 2, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, pada Jumat (7/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG -- Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Masrikoh, menjelaskan pihaknya kemungkinan tak akan menggunakan vaksin bermerek Sinovac dalam program vaksinasi booster atau dosis ketiga bagi masyarakat umum.

Alasannya, kebutuhan akan vaksin Covid-19 buatan negara tirai bambu itu masih tinggi di Kabupaten Bekasi.

"Kalau Sinovac sepertinya belum akan dijadikan booster, karena kami masih punya kebutuhan banyak untuk Sinovac," kata Masrikoh saat dikonfirmasi, Selasa (11/1/2022).

Pasalnya dari 80 persen total target yang telah divaksinasi, lebih dari 50 persen masyarakat menggunakan Sinovac saat penyuntikan dosis pertama.

Dengan begitu penyuntikan dosis kedua pun harus menggunakan vaksin bermerek sama dengan dosis pertama.

"Untuk dosis kedua banyak butuhnya. Kan anak 6-11 tahun belum dosis kedua, terus 12-17 belum semua tuntas. Jadi Sinovac jangan dulu digunakan buat booster, takutnya dosis keduanya kehabisan karena anak-anak harus pakai Sinovac lagi," kata Masrikoh.

Meski begitu, Masrikoh menuturkan pelaksanaan dan teknis vaksinasi booster masih akan menunggu keputusan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang diskusi diputuskan pada malam ini.

"Masih menunggu keputusan rapat sama Kemenkes nanti malam, masih belum ada instruksi yang pasti, bisa jadi besok, bisa jadi mundur," katanya.

 

Sumber: Tribun bekasi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved