Breaking News:

Berita Jakarta

Pemprov DKI Siapkan Skenario Hadapi Kemungkinan Gelombang 3 Pagebluk Covid-19

Wagub Ariza meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan penyebaran Omicron, selama sudah divaksin Covid-19.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ichwan Chasani
warta kota/yolanda putri dewanti
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. 

TRIBUNBEKASI.COM — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan skenario menghadapi kemungkinan terburuk terjadinya gelombang ketiga pagebluk Covid-19 dari varian Omicron.

Pemprov DKI juga telah melibatkan pemerintah pusat dan stakeholder lainnya agar varian Omicron tidak buas seperti varian Delta yang terjadi pada gelombang dua di bulan Juni-Juli 2021 lalu.

“DKI sudah mempersiapkan (skenario), tidak hanya sekarang tapi tahun lalu juga ada potensi kenaikan gelombang tiga,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI pada Minggu (10/1/2022).

Ariza mengatakan, skenario yang disiapkan berupa penyediaan oksigen guna menghindari lonjakan permintaan seperti yang terjadi pada gelombang kedua.

Bahkan, pemerintah juga akan menambah tenaga kesehatan dan meningkatkan kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU hingga 11.000 unit lebih.

“Sudah disiapkan semuanya dengan baik. Insya Allah ini kami tidak mendahului, tapi tidak akan masalah karena kami belajar dari kejadian luar biasa bulan Juni-Juli tahun lalu,” kata Ariza.

“Semua nakes, fasilitas, obat-obatan sudah siap dan kami all out (mengerahkan kekuatan). Setiap saat diperhatikan dan kasus Omicron sudah mencapai 414 orang. Saya sampaikan Omicron tidak berbahaya seperti varian Delta, tapi penyebarannya lebih cepat,” lanjutnya.

Ariza meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan penyebaran Omicron, selama sudah divaksin Covid-19. Berdasarkan catatan yang dia punya, sudah lebih dari 11,9 juta warga yang telah divaksin atau mencapai 120 persen dari target.

“Kemudian tenaga kesehatan, vaksinator dan kapasitasnya ditingkatkan. Kami sekarang 130.000 orang (per hari) siap divaksin dari target minimal 100.000 orang dan untuk faskes sudah ada 326,” katanya.

Di sisi lain, kata Ariza, pemerintah juga selalu menyiapkan payung hukum sebagai dasar mengeluarkan kebijakan.

Halaman
12
Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved