Breaking News:

KPK OTT Pepen

Aliansi Mahasiswa Bekasi Bakal Demo di KPK, Minta Usut Tuntas Kasus Rahmat Effendi Hingga Ranah DPRD

Aliansi Mahasiswa Bekasi bakal menggelar aksi demo di depan Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (12/1/2022).

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com/Jeprima
Tersangka Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang akrab dipanggil Bang Pepen mengenakan rompi KPK dan tangannya diborgol saat akan dihadirkan pada konferensi pers kasus korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/1/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI - Aliansi Mahasiswa Bekasi bakal menggelar aksi demo di depan Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (12/1/2022).

Aksi Aliansi Mahasiswa Bekasi ini dilakukan buntut kasus yang melanda Wali Kota Bekasi Non Aktif Rahmat Effendi.

Koordinator Aksi, Muhammad Tohir mengatakan aksi yang dilakukan pada siang nanti, terdapat dua tuntutan yang dilayangkan kepada KPK.

Pertama meminta KPK untuk juga melakukan pemeriksaan di ranah legislatif.

Baca juga: ASN Pemerintah Kabupaten Bekasi Jadi Target di Hari Pertama Vaksinasi Covid-19 Booster, Ada 70 Dosis

Baca juga: Rahmat Effendi Ditangkap KPK, Aliansi Mahasiswa Bekasi Minta Usut Tuntas Hingga Ranah Legislatif

Baca juga: Terjaring OTT KPK, Rahmat Effendi Gagal Terima Anugerah Kebudayaan 2022 dari PWI Pusat

"Pertama kita meminta KPK untuk mengusut tuntas dan dipercepat untuk tidak hanya diranah pemerintah kota Bekasi tapi juga legislatif DPRD Kota Bekasi," kata Tohir, Rabu (12/1/2022).

Lalu, tuntutan kedua yaitu meminta KPK untuk mengedepankan transparansi proses penyelidikan yang dilakukan oleh Rahmat Effendi dan beberapa Pejabat Pemerintahan Kota Bekasi.

Sehingga publik mengikuti dengan jelas apa yang dilakukan Pepen yang dianggap mencoreng nama Kota Bekasi.

"Kedua kami juga minta kepada KPK untuk transparansi penyelidikan khususnya untuk warga bekasi jadi kita tahu proses penyelidikan seperti apa yang ditangkap orang orang siapa saja," katanya.

Aksi yang dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Bekasi ini, diungkap Tohir, agar Kota Bekasi bersih dari para koruptor yang tentunya merugikan warga Kota Bekasi.

Aksi ini diharapkan lembaga anti rasuah itu, bisa mengembangkan  kasus yang terjadi di Kota Bekasi itu.

"Kejadian seperti ini apalagi ini kasus yang besar dan banyak yang terlibat juga dan ini yang sudah ketahuan itu kan baru di Pemkot Bekasi saja,"

"nah kami juga pengen dipercepat karena kan kemarin KPK sudah statement akan memeriksa ranah legislatif"

"Makannya kita aksi agar ini bisa lebih cepat lagi mengusut di ranah legislatifnya," ucapnya.

(TribunBekasi.com/JOS)

Sumber: Tribun bekasi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved