Breaking News:

Berita Bekasi

Keluarga di Tiga Rumah yang Hancur Akibat Tanggul Sungai Citarum Longsor Diminta Pindah Sementara

Tanah penopang tanggul Sungai Citarum amblas di RT 05/03, Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Panji Baskhara
TribunBekasi.com/Rangga Baskoro
Tiga rumah warga rusak akibat tertimpa longsoran tanah penopang tanggul Sungai Citarum yang amblas di RT 05/03, Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi. 

TRIBUNBEKASI.COM, CABANGBUNGIN - Tiga rumah warga rusak akibat tertimpa longsoran tanggul Sungai Citarum.

Tanah penopang tanggul Sungai Citarum amblas ini terjadi di RT 05/03, Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

Alhasil, amblesnya tanah penopang tanggul Sungai Citarum ini menyebabkan rumah warga alami kerusakan parah.

Pemerintah Desa Lenggahjaya minta agar tiga keluarga yang menempati tiga rumah yang hancur akibat tertimpa longsor tanggul Sungai Citarum, untuk evakuasi dan pindah sementara.

Baca juga: Tiga Rumah Hancur Tertimpa Longsoran Tanggul Sungai Citarum di Cabangbungin Bekasi, Ini Kronologinya

Baca juga: Antisipasi Covid-19, Satpol PP Kabupaten Bekasi Bakal Geruduk Warung Remang-remang Tempat Kumpul PSK

Baca juga: Disnakertrans Karawang Mengawasi Kepulangan Pekerja Migran Indonesia dari Luar Negeri, Ini Tujuannya

Kepala Desa Lenggagjaya Sadih M Farhan menjelaskan hal itu dilakukan guna hindari longsor susulan mengingat intensitas hujan di beberapa hari ini sedang tinggi-tingginya.

"Saya khawatir ada longsor susulan karena kan memang masih hujan-hujan terus. Jadi lebih baik untuk sementara pindah dulu," kata Sadih saat dikonfirmasi, Rabu (12/1/2022).

Sadih mengharapkan agar pemerintah pusat segera turun tangan melakukan perbaikan tanggul secara permanen sehingga warganya yang tinggal di kaki tanggul tidak was-was.

"Kalau bisa untuk pemerintah pusat, segera bikin tanggul permanen. Karena menurut saya perbaikan darurat bukan solusi terbaik," ungkapnya.

Sementara itu, Kasum (47) seorang warga yang rumahnya hancur tertimpa longsor, juga mengharapkan agar BBWS Citarum untuk mempermanenkan tanggul yang selama ini hanya dipasang bambu dan beronjong.

"Kami khawatir kalau longsor lagi, tolong kami pak biar dibikin tanggul permanen di sini. Biar enggak longsor lagi," tutur Kasum.

(TribunBekasi.com/ABS)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved