Breaking News:

Berita Jakarta

Ada Siswa SMPN 252 Terpapar Covid-19, Puskesmas Duren Sawit Gelar Tracing dan Swab PCR

Tracing terhadap 35 siswa yang duduk di kelas IX SMPN 252, Pondok Kelapa itu bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Duren Sawit.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Siswa serta guru di SMPN 252, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur menjalani tracing dan swab PCR setelah seorang siswa terpapar Covid-19, Kamis (13/1/2021). 

TRIBUNBEKASI.COM — Setelah diketahui ada seorang siswa terpapar Covid-19, para siswa dan guru di SMPN 252, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur menjalani tracing dan swab PCR.

Kepala SMPN 252 Misto mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Duren Sawit dalam upaya tracing terhadap 35 siswa yang duduk di kelas IX.

“Pelaksanaan tracing hari ini adalah siswa yang ada di kelas tersebut, minus yang bersangkutan,” ucap Misto, di lokasi, Kamis (13/1/2022).

Selain para siswa tersebut, tidak ketinggalan juga para guru maupun orangtua murid yang sempat mengantarkan anak-anaknya ke sekolah ketika pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

“Bapak ibu guru yang masuk ke kelas itu termasuk saya sendiri karena saya keliling ke setiap kelas pada saat PTM 100 persen juga ditracing,” kata Misto.

Baca juga: Pasien Covid-19 di DKI Jakarta Kini Capai 409 kasus, sekitar 80 persen dari Luar Negeri

Baca juga: Siswa SMAN 71 Duren Sawit Terpapar Omicron, Wagub Ariza: Ada Kasus Tidak Berarti Menunda Semua PTM

Sementara hasil tracing berupa swab PCR yang digelar hari ini baru akan keluar hasilnya sekitar 3-4 hari ke depan. Nantinya hasil itu menentukan penutupan SMPN 252 akan berlanjut atau tidak.

“Kalau seluruhnya dinyatakan negatif, maka dari keputusan kepala dinas 5 hari maka pembelajaran online sampai hari Senin, maka hari Selasa sudah masuk,” ujarnya.

Selama penutupan sementara SMPN 252 maka pembelajaran jarak jauh (PJJ) diambil untuk bisa menyiasati para siswa supaya tetap bisa belajar agar tidak ketinggalan materi pelajaran.

“Kecuali anak-anak yang sedang melakukan PCR, selainnya sudah mendapatkan tugas untuk proses pembelajaran di rumah ada yang melalui Google Chrome Zoom meeting dan lain-lain,” katanya.

Selain itu dilakukan penyemprotan disinfektan secara berkala selama penutupan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan SMPN 252.

Sumber: Wartakota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved