Berita Bekasi

Begini Cara Pengendara Motor Hindari Aksi Begal saat Melintas di Jalan Kalimalang yang Gelap Gulita

kalau sudah jam 8 malam, sudah sepi, jarang-jarang ada motor yang lewat. Apalagi enggak ada lampu penerangan, semakin jadi tempat sasaran begal,

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Istimewa
ILUSTRASI BEGAL MOTOR --- Para pengendara motor terpaksa memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi saat melewati Jalan Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, di malam hari. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG --- Para pengendara motor terpaksa memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi saat melewati Jalan Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, di malam hari.

Pasalnya, mereka khawatir atas keselamatan dirinya apabila berpapasan dengan kawanan begal.

"Cepet-cepet saya kalau setiap lewat sini (Kalimalang), habisnya gelap, ngeri dibegal," kata seorang pengendara motor bernama Herman (37) di lokasi, Kamis (13/1/2022).

Herman mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Inspeksi Kalimalang. Hal itu dinilainya jadi tempat yang rawan kriminalitas.

Baca juga: Kasus Begal di Kabupaten Bekasi Tahun 2021 Meningkat di Bulan September, Mengapa? Ini Penyebabnya

Baca juga: Dua Pemuda di Mustikasari Jadi Korban Begal, Pelaku Ancam Pakai Celurit 

"Makanya di sini kalau sudah jam 8 malam, sudah sepi, jarang-jarang ada motor yang lewat. Apalagi enggak ada lampu penerangan, semakin jadi tempat sasaran begal," tuturnya.

Pengendara motor lain bernama Fian (45) mengatakan hal yang senada. Bahkan lantaran ia memacu kendaraanya dengan sangat cepat, Fian nyaris terjatuh saat berkendara di Kalimalang.

"Pernah nyaris jatuh, parah di sini mah. Selain gelap, banyak lubang. Habis gimana? Saya takut kalau lewat sini. Sedangkan ini jadi jalur tercepat untuk sampai ke rumah," ungkap Fian.

BERITA VIDEO : KAWANAN BEGAL KEMBALI BERAKSI DI JABABEKA

Kapolres: Aksi begal jadi fokus kami!

Tongkat kepemimpinan Kapolres Metro Bekasi telah diamanatkan dari tangan Kombes Hendra Gunawan kepada Kombes Gidion Arif Setiawan pada Selasa (4/1/2022) lalu.

Di masa kepemimpinannya, Kombes Gidion menjelaskan bakal memfokuskan untuk berupaya mengurangi angka kasus kriminalitas tertinggi yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

"Karena sekarang memasuki situasi kamtibmas awal tahun 2022, maka kami melakukan evaluasi pada kejadian di tahun 2021. Ada tiga kasus yang sering terjadi di Kabupaten Bekasi," tutur Gidion saat dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022).

Berdasarkan hasil evaluasi di tahun 2021, kasus yang sering terjadi di wilayah hukumnya adalah kasus pencurian dengan kekerasan (curas).

Baca juga: Sepanjang 2021, Pengungkapan Kasus Kejahatan Dunia Maya Terbanyak di Kabupaten Bekasi

Baca juga: Pastikan Perampokan di Cikarang Utara, Polisi Cek Video Viral Pria Berbadan Kekar Bersenjata Api

"Berdasarkan data yang ada, masih berada di seputar street crime atau yang lebih dikenal dengan kejahatan jalanan. Peringkat pertama yang masuk crime index adalah curas atau yang lebih dikenal masyarakat dengan pembegalan, bahasa hukumnya pencurian dengan kekerasan," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved