Breaking News:

Berita Bekasi

Antisipasi Bencana Banjir, Plt Bupati Bekasi Instruksikan OPD Tingkatkan Sinergitas

Peningkatan sinergitas antar OPD, dikatakan Marjuki sangat penting dilakukan sehingga jika terjadi bencana banjir, maka tindaklanjutnya bisa cepat.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com
Plt Bupati Bekasi Akhmad Marjuki. 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG — Pemkab Bekasi menggelar rapat penanggulangan banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, bertempat di Ruang Rapat Bupati Bekasi, Komplek Perkantoran Pemda, Cikarang Pusat.

Rapat penanggulangan banjir tersebut diikuti oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Bina Konstruksi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan). 

Rapat yang dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki ini, membahas beberapa upaya penanganan banjir yang telah dilakukan oleh dinas terkait. 

Plt. Bupati meminta kepada semua pihak agar segera melakukan tindakan dalam penanganan bencana khususnya banjir. Karena dibeberapa titik di wilayah Kabupaten Bekasi terdapat tanggul-tanggul kritis yang cukup rawan. 

"Saya minta kepada semua pihak yang terkait untuk segera melakukan apa yang dibutuhkan masyarakat, termasuk penanganan tanggul-tanggul kritis, dan juga puting beliung," kata Marjuki saat dikonfirmasi, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Tanggul Citarum Mulai Bergeser ke Permukiman Warga, 43 Rumah di Bekasi Terancam 

Peningkatan sinergitas antar OPD, dikatakan Marjuki sangat penting dilakukan sehingga mana kala terjadi bencana banjir, maka tindaklanjutnya bisa dilakukan secara cepat.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln menjelaskan pihaknya telah memberikan bantuan kepada korban yang terdampak longsor di RT 005/03, Kampung Tapak Serang, Desa Lenggahjaya, Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

"Kami telah memberikan bantuan terpal, tikar, matras dan kasur lipat untuk warga yang terkena dampak dari tanggul longsor itu," ujar Henri.

Henri mengatakan bantuan itu diperuntukan bagi warga yang terdampak langsung dari longsor tanggul tersebut.

Diketahui terdapat sekitar tiga rumah yang terkena longsoran tanggul Citarum. Di antara ketiga rumah tersebut, satu rumah mengalami rusak berat dengan kondisi atap ambruk.

"Bantuan tersebut diperuntukkan bagi tiga rumah yang terdiri dari tiga kepala keluarga," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved