Berita Nasional

Dikirim dari Gudang Bekasi, Kemensos Penuhi Kebutuhan Logistik untuk Korban Gempa Bumi Pandeglang

Segera setelah gempa terjadi, atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, tim Kemensos menyiapkan bantuan logistik untuk para penyintas bencana.

Editor: Ichwan Chasani
Dok. Humas Kemensos
Bantuan dari Kemensos dikirim dari Gudang Bekasi, telah bergerak ke lokasi terdampak di Pandeglang, Jumat (14/1/2022) malam. 

TRIBUNBEKASI.COM — Kementerian Sosial merespon cepat penanganan gempa bumi di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (14/1/2022) pukul 16.05 WIB.

Segera setelah gempa terjadi, atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, tim Kemensos menyiapkan bantuan logistik untuk para penyintas bencana.

Dalam keterangan resmi yang diterima TribunBekasi.com, rincian barang logistik untuk Pandeglang itu berupa makanan siap saji sebanyak 1.200 paket, air minum kemasan 100 dus, dan selimut sebanyak 200 lembar.

Selain itu, juga ada tenda gulung 300 lembar, kasur 200 lembar, tenda 6 unit, matras 200 lembar, popok bayi 200 paket, pembalut wanita 300 pak, tenda keluarga 50 unit, dan genset.

Bantuan dari Kemensos dikirim dari Gudang Bekasi, telah bergerak ke lokasi terdampak di Pandeglang Jumat (14/1/2022) malam.

Untuk memastikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Pepen Nazaruddin akan tiba di lokasi pagi ini.

Baca juga: Gempa 6,7 SR di Banten Terasa Juga Sampai Karawang, Devi Mengira Lampu Bergoyang-goyang karena Angin

Baca juga: Gempa 6,7 SR di Banten: Warga Anyer Rasakan Getaran Nyata di Dalam Rumah, Seperti Ada Truk Melintas

Selain itu, Kemensos melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah bekerja bersama-sama unsur penanganan bencana lainnya menangani dampak bencana.

Tagana melakukan pendataan, mengevakuasi warga dari tempat kurang aman ke lokasi aman, menyiapkan lokasi penampungan sementara untuk kelompok rentan, seperti lanjut usia, anak-anak, penyandang disabilitas dan mendistribusikan bantuan logisitik.

Seperti diketahui, berdasarkan data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi dengan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (14/1) pukul 16.05 WIB. BMKG merilis pusat gempa berada di 7.01 LS dan 105.26 BT pada kedalaman 40 kilometer.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkap penyebab gempa bumi yang terjadi di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat (14/1/2022) sekitar Pukul 16.05 WIB.

Baca juga: Titi Kamal Tak Merasakan Guncangan Gempa Bumi, Namun Ikut Keluar Gedung Sesuai Protokol Gempa

Baca juga: Gempa Magnitudo 6,7 Terjadi di Banten, Guncangannya Terasa Hingga Kota Bekasi dan Sekitarnya

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, gempa bumi itu dirasakan kuat selama 4-5 detik di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Warga sempat berhamburan keluar rumah saat merasakan kuatnya guncangan.

Sementara itu, hasil pengamatan visual BPBD Kabupaten Pandeglang, beberapa rumah warga di Kecamatan Sumur dan Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan di bagian atap dan teras rumah.

Guncangan gempa bumi juga dirasakan hingga wilayah Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya. Beberapa warga maupun pegawai kantor sempat berhamburan keluar gedung untuk menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved