Ganjil genap

Bukan Hanya Ganjil Genap, Mobil Berpelat Nomor Dewa Bakal Ditilang Bila Gunakan Rotator dan Sirene

Kendaraan berpelat nomor polisi khusus tetap akan ditilang bila langgar aturan lalu lintas.

Penulis: Desy Selviany | Editor: AC Pinkan Ulaan
Istimewa
Mobil dengan nomor polisi khusus pejabat juga kena tilang bila melanggar aturan ganjil genap. 

TRIBUNBEKASI.COM, JAKARTA - Kata orang, pelat nomor polisi dengan kombinasi huruf tertentu sakti dalam menghadapi aturan ganjil genap lalu lintas di Jakarta.

Kenyataannya tidak benar, karena aparat Polda Metro Jaya baru-baru ini menilang 81 kendaraan berpelat nomor khusus itu, karena melanggar aturan ganjil genap di 13 ruas jalan di Ibu Kota.

Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Arga Dija Putra, mengatakan bahwa pihaknya tidak memilah-milah pelanggar ganjil genap.

Seluruh kendaraan berpelat hitam dipastikan dikenakan tilang apabila melanggar ketetapan ganjil genap.

"Ada 81 kendaraan berpelat nomor khusus yang kami tilang," ujar Arga pada Selasa (18/1/2022).

Ironisnya, jumlah itu didapat dari operasi selama dua hari, yakni pada 17 dan 18 Januari 2022.

Hanya saja Arga belum memastikan, apakah kendaraan berpelat nomor khusus yang melanggar itu milik pejabat atau bukan.

"Belum tahu, belum saya cek satu persatu," katanya.

Nomor dewa

Sebelumnya kabar soal polisi menilang kendaraan berpelat nomor khusus itu disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

"Tidak ada pelat dewa, semua wajib patuhi aturan. Ganjil-genap, rotator, lajur kiri di tol semua wajib patuh," ujar Sambodo.

Setelah lebih dari tiga bulan peraturanganjil-genap diterapkan kembali, Sambodo menyatakan telah menilang mobil dengan "pelat nomor dewa" atau kombinasi huruf RFS dan RFQ.

"Untuk hari ini ada beberapa kendaraan berpelat nomor dewa kami tilang," ujar Sambodo.

Rotator dan sirene

Halaman
12
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved