PHRI Kabupaten Bekasi Berharap Dukungan Pemkab Bekasi, Bentuknya Gelar Rapat di Bekasi Saja

Perhimpunan Hotel dan Restoran (BPC PHRI) Kabupaten Bekasi berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung usaha pariwisata.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Tribun Bekasi/Rangga Baskoro
Ketua Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran (BPC PHRI) Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin, berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi mendukung usaha pariwisata. Keterangan foto: Acara pelantikan pengurus BPC PHRI Kabupaten Bekasi, Rabu (19/1/2022) 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG -- Ketua Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran (BPC PHRI) Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin, meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan perekonomian di sektor pariwisata.

Hal itu dikatakannya usai acara pelantikan pengurus BPC PHRI Kabupaten Bekasi, di Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Rabu (9/1/2022).

"Dibutuhkan solusi dan kerja sama antar stakeholder. Bagaimana pemerintah daerah bisa support pengusaha seperti kami. Solusinya harus dipikirkan bersama, karena kalau kami punya solusi tanpa ada dukungan Pemda akan sulit juga," ujar Tuti.

Di Bekasi saja

Salah satu contoh dukungan itu adalah tidak menggelar acara rapat di luar wilayah Kabupaten Bekasi.

Menyewa sebuah gedung yang masih di wilayah Kabupaten Bekasi dinilai Tuti akan sangat membantu pengusaha hotel.

"Setiap kunjungan enggak perlu ke luar daerah, kan bisa di hotel dan restoran di Kabupaten Bekasi. Apalagi kalau restoran dan hotelnya sudah terdaftar PHRI. Jangan sampai setiap agenda malah ke luar daerah, yang jelas-jelas enggak bakal membantu meningkatkan PAD Kabupaten Bekasi," tuturnya.

Di masa kepemimpinannya, Tuti memiliki visi dan misi untuk merangkul semua pengusaha hotel dan restoran di Kabupaten Bekasi, sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan di sektor pariwisata.

"Pertama kami akan mendata hotel dan restoran, agar semuanya terhimpun di sini. Untuk sekarang member-nya baru 22 hotel. Saya harap semua pengusaha hotel dan restoran bisa bergabung dengan kami," kata Tuti.

Badan otonomi percepatan

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, BN Kholik Qodratullah yang turut hadir di acara itu, sepakat dengan yang disampaikan Tuti.

Dia bahkan meminta agar ada sebuah badan yang dibuat antar pemangku kepentingan, untuk bisa menggeliatkan kembali perekonomian di sektor pariwisata.

"Kalau perlu dibuat badan otonomi yang sifatnya mempercepat sendi-sendi ekonomi, dalam hal ini perkembangan hotel dan restoran di Kabupaten Bekasi. Apalagi semuanya ada di sini, hanya tinggal niatnya saja," kata Kholik.

Acara pelantikan pengurus BPC PHRI Kabupaten Bekasi juga dihadiri oleh Pj Sekda Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi, beserta Ketua PHRI Jawa Barat Herman Muchtar.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved