Kuliner Bekasi

PHRI Kabupaten Bekasi Coba Modifikasi Tampilan Gabus Pucung agar Lebih Menarik

BPC PHRI Kabupaten Bekasi ingin "memperbaiki" tampilan Gabus Pucung agar lebih menarik saat disajikan.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: AC Pinkan Ulaan
Kompas.com/Anggita Muslimah
Beginilah penampilan penganan Gabus Pucung, yang merupakan masakan khas Kabupaten Bekasi. Berkuah hitam dengan potongan ikan gabus. Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bekasi ingin "memperbaiki" tampilan Gabus Pucung agar lebih menarik saat disajikan. Keterangan foto: (ilustrasi) 

TRIBUNBEKASI.COM, CIKARANG -- Penganan Gabus Pucung itu enak rasanya, tapi penampilannya lebih sering membuat orang jadi malas menyantapnya karena keburu takut.

Pasalnya penganan itu berwarna hitam karena menggunakan pucung yang berwarna hitam.

Dan kadang-kadang, potongan ikan gabusnya juga menambah "buruk" tampilan Gabus Pucung.

Karena itu Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bekasi menggelar lomba modifikasi masakan Gabus Pucung bagi para anggotanya.

Ketua BPC PHRI Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin menjelaskan selama ini masakan khas asal Kabupaten Bekasi itu, biasanya disajikan secara tak menarik, bahkan terkesan menakutkan.
Ketua BPC PHRI Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin menjelaskan selama ini masakan khas asal Kabupaten Bekasi itu, biasanya disajikan secara tak menarik, bahkan terkesan menakutkan. (TribunBekasi.com)

 

Masuk ke hotel

Tujuannya Gabus Pucung, yang merupakan penganan yang biasa dijumpai di kampung-kampung, bisa masuk hotel.

Peserta lomba ini adalah para chef hotel di Kabupaten Bekasi. Lomba sendiri digelar saat acara pelantikan Badan Pengurus Cabang PHRI Kabupaten Bekasi, pada Rabu (18/1/2022).

"Tadi selain melaksanakan ekspo, kami juga membuat chef battle, di mana makanan yang diperlombakan adalah Gabus Pucung," kata Ketua BPC PHRI Kabupaten Bekasi, Tuti Nurcholifah Yasin, saat dikonfirmasi pada Kamis (19/1/2022).

Nantinya, pemenang lomba tersebut akan mendedikasikan resepnya kepada chef di hotel lain, sehingga menjadi menu andalan di hotel-hotel yang telah tergabung dengan PHRI Kabupaten Bekasi.

"Nah juara pertama akan mendedikasikan resep Gabus Pucung yang baru. Kemudian menu ini nanti disajikan di semua hotel di Kabupaten Bekasi, dan akan jadi makanan andalan khas Kabupaten Bekasi," kata Tuti.

Kearifan lokal

Tuti menjelaskan, selama ini masakan khas Kabupaten Bekasi itu disajikan secara tak menarik, bahkan terkesan menakutkan.

Berangkat dari semangat memperkenalkan kembali kearifan lokal, Tuti pun menggelar lomba modifikasi Gabus Pucung agar terlihat lebih elegan dan menarik.

"Tapi banyak yang takut makannya, karena selain warnanya hitam, bentuknya bikin ngeri. Nah ini oleh chef di Kabupaten Bekasi dimodifikasi sehingga jadi makanan yang menarik dan tidak menakutkan," ujar Tuti.

 

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved