Berita Karawang

Tata Interchange Karawang Barat, Dinas LH Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Penataan dilakukan dengan membersihkan bahu jalan dari tanaman liar hingga dilakukan penanaman pohon tabebuya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Jalan Interchange Karawang Barat, Kabupaten Karawang bakal ditanami pohon tabebuya. Dinas LH Kabupaten Karawang sediakan anggaran Rp 200 juta untuk penataan ruas jalan tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang menyiapkan anggaran sebesar Rp 200 juta untuk menata Jalan Interchange Karawang Barat.

Penataan dilakukan dengan membersihkan bahu jalan dari tanaman liar hingga dilakukan penanaman pohon tabebuya.

"Iya untuk Dinas Lingkungan Hidup ada anggaran kurang lebih Rp 200 juta untuk penataan Jalan Interchange Karawang Barat," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wawan Setiawan, pada Jumat (21/1/2022).

Wawan menjelaskan penataan dengan tanaman kembang kertas dan tabebuya tersebut akan dilalukan terlebih dahulu dari Bunderan Badami hingga dekat Kampung Budaya.

"Jadi bunga Tabebuya yang ditanam di lokasi yang sudah ada median dan diperlebar baru nyampai sana. Penataan berikutnya akan kita sesuaikan lagi dengan kekuatan anggaran," jelas dia.

Baca juga: Pemkab Karawang Segera Tata Jalan Interchange Karawang Barat Usai Penertiban Bangli

Untuk lokasi bekas bangunan dan lapak liar, kata Wawan, akan dirapihkan tanaman-tanaman liarnya. Kemudian, diarahkan agar diisi oleh para penjual bunga dan tanaman.

"Jadi untuk bekas titik bangunan yang dibongkar akan kita arahkan untuk jualan bunga-bunga saja. Diizinkan kalau jual bunga, diluar itu tidak diizinkan," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 93 bangunan liar (bangli) di sisi sepanjang Jalan Interchange Karawang Barat, Kabupaten Karawang dibongkar, pada Selasa (18/1/2022).

Pembongkaran dilakukan untuk mendukung rencana Pemerintah Kabupaten Karawang yang akan melakukan penataan kawasan akses Tol Karawang Barat tersebut.

Wakil Bupati Karawang, Aep Syaefuloh menjelaskan pembongkaran puluhan bangunan dan lapak liar itu dalam rangka penataan kawasan Jalan Interchange Karawang Barat. Sebab, kawasan itu menjadi etalase pintu masuk ke Kabupaten Karawang.

Baca juga: Personel Gabungan Bongkar Puluhan Bangunan Liar di Jalan Interchange Karawang Barat

"Ibu bupati ingin kawasan ini menjadi indah dan tertata seperti akses tol Sadang Purwakarta. Maka kita tertibkan bangunan lapak liar itu," ujarnya, pada Selasa (18/1/2022).

Menurut Aep, ada sebanyak 93 bangunan liar yang berada di sepanjang jalan itu. Bangunan liar yang sudah berdiri bertahun-tahun di tanah pemerintah sehingga melanggar.

Pembongkaran juga dilakukan sesuai standar operational prosedure (SOP), mulai dari sosiliasasi surat pemberitahuan pertama hingga ketiga.

"Penertiban di Jalan Interchange Karawang Barat ini kita sudah lakukan persuasif. Diawali sosialisasi terus surat peringatan pertama kita  Juni 2021, surat kedua dilayangkan Desember 2021. Akhirnya disurat terkahir kemarin Senin 17 Januari, mereka sudah paham intinya akan ada pembongkaran," beber dia

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved