Keluarga
Inilah Kiat-kiat bagi Orangtua dalam Membesarkan Bayi Macan, Auumm
Bayi yang lahir antara 1 Februari 2022 sampai 21 Januari 2023 akan disebut Bayi Macan. Orangtua membutuhkan pengetahuan untuk membesarkan Bayi Macan.
Penulis: AC Pinkan Ulaan | Editor: AC Pinkan Ulaan
TRIBUNBEKASI.COM -- Tak lama lagi kita akan memasuki tahun Macan Air, menurut penanggalan Cina, mulai 1 Februari 2022.
Dengan begitu, bayi-bayi yang lahir antara tanggal 1 Februari 2022 sampai 23 Januari 2023 akan mendapat sebutan Bayi Macan, tepatnya Bayi Macan Air.
Bagi masyarakat keturunan Cina di seluruh dunia, orang-orang bershio Macan dipercaya memiliki karakter yang bagus, pembawaan dari karakter Macan, atau sebenarnya Harimau, yang perkasa, kuat, berwibawa, dan agung.
Maklum, Harimau dan spesies lain yang masuk kategori kucing besar ini adalah predator puncak di habitatnya, sehingga ia memiliki karakter pemimpin dan ditakuti oleh spesies hewan lainnya.
Nah, karakter Macan ini konon sudah akan terlihat sejak orang shio Macan masih kecil, bahkan dari bayi.
Karakter bayi Macan
Menurut laman Happiest Baby, Bayi Macan akan sering tersenyum, ceria, dan tidak cengeng.
Setelah agaj besaran sedikit, akan terlihat Bayi Macan memiliki karakter jenaka, percaya diri, tidak bisa diam, dan optimistis.
Sifat tak bisa diam ini akan semakin terlihat saat berkumpul dengan balita lain, dia akan lebih aktif, berusaha mengeksplorasi lingkungan sekitarnya, dan berani mencoba sesuatu yang baru.
Setelah tumbuh lebih besar lagi, sifat ingin tahunya akan semakin besar, dia akan bermain lebih jauh lagi, dan menjadi pemimpin teman-teman sebayanya.
Anak Macan disebut-sebut juga akan memiliki banyak teman, karena pembawaannya yang riang, jenaka, berani, cerdas, ringan tangan, serta setia kawan.
Sifat percaya dirinya juga akan membuatnya mencoba banyak hal, berusaha mewujudkan idenya menjadi sebuah karya.
Maka orangtua dan guru jangan heran bila nanti akan sering mendapat protes dari Anak Macan, terutama untuk hal-hal yang menurut dia tidak adil. Tentu dalam sudut pandangnya saat itu.
Sisi buruk
Rasa percaya diri yang besar pada bayi dan anak Macan juga memiliki sisi yang harus diperhatikan para orangtua dan guru.
Pede (percaya diri) besar berbeda tipis dengan ego yang besar. Maka jangan kaget bila mendapat anak Macan menjadi keras kepala dan mau menang sendiri, karena dia merasa dirinya yang benar.
Mereka juga kurang bisa menerima kegagalan, sehingga bisa marah dan sedih yang sangat hebat.
Untuk anak-anak, kemarahan ini kemudian ditunjukkan dengan tantrum, atau nangis meraung-raung, kadang disertai hentakan kaki atau memukul-mukul orang yang membuatnya kesal. Atau tiduran di lantai sambil memukul-mukul lantai dengan tangan dan kakinya.
Pelajaran bagi Macan
Karena itu bayi dan anak Macan harus diberi pengertian soal kegagalan dan larangan, serta latihan mengendalikan emosinya sejak dini.
Caranya bisa membantunya mencari sumber kegagalannya, memberikan dukungan untuk mencoba lagi, menjelaskan mengapa dia tak memperoleh keinginannya, dan lain sebagainya.
Bayi dan anak Macan membutuhkan pelajaran ekstra soal sabar, empati, simpati, dan mengendalikan emosi.
Semua pelajaran itu akan sangat membantunya ketika dewasa, dan menjalani kehidupannya sampai tua.
Seperti sudah disebutkan di atas, bayi dan anak Macan sangat aktif dan tak bisa diam. Karena itu orang dewasa yang harus membatasi nalurinya itu.
Tentu buka dengan melarangnya melakukan sesuatu, namun memberikan pengertian soal bahaya dan risiko dari setiap tindakannya.
Hal ini bukan untuk membuatnya menjadi pengecut, melainkan agar dia tahu bahwa ada bahaya yang bisa membuatnya terluka.
Misalnya, dia harus hati-hati di sekitar kendaraan bermotor yang sedang bergerak. Atau hati-hati di sekitar kolam renang karena dirinya belum bisa berenang.
Pelajaran ini bisa dilakukan sambil bermain atau berjalan-jalan bersamanya.
Cara menidurkan Macan
Anak yang aktif biasanya memiliki otak yang aktif juga, sehingga mereka sulit tidur.
Padahal tidur yang cukup sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan bayi, balita, anak-anak, bahkan orang dewasa.
Karena itu orangtua harus membuat aturan jam tidur bagi anak-anaknya, dan melatih disiplin soal tidur ini.
Lalu bagaimana mengatasi anak-anak Macan yang otaknya aktif terus ini?
Disarankan orangtua mendampingi mereka di tempat tidur, dan denga suara lembut mengajak anak menceritakan kembali kegiatan apa yang dilakukan seharian tadi.
Terutama soal kegiatannya yang menyenangkan, dan perbuatan baik apa saja yang telah dilakukannya.
Dr Harvey Karp, seorang dokter anak di Amerika Serikat, lewat laman Happiest Baby menyarankan agar orangtua menghitung kegiatan menyenangkan dan perbuatan baik itu dengan tangannya, karena anak akan merasa gestur itu adalah penghargaan yang diterimanya.
Belajar menjadi ibu Macan
Setelah memahami karakter bayi dan anak Macan yang aktif dan berkemauan keras itu, tentu yang dibutuhkan adalah cara membesarkan dan mendidiknya sebaik mungkin.
Orangtua, dan mungkin guru di taman kanak-kanak, harus membuat pelajaran menjadi semenarik mungkin. Kalau tidak aanak Macan akan menjadi bosan dan akhirnya melamun.
Orangtua juga harus banyak belajar soal hal yang menarik minat sang anak, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaannyayang tidak habis-habis.
Bahkan orangtua bisa memberikan fakta-fakta menarik dari minatnya itu, sebelum dia menanyakannya.
Anak Macan juga bisa diberikan tugas-tugas mengurus rumah, karena dia akan melihatnya sebagai tantangan.
Bisa dimulai dari tugas mematikan lampu pada pagi hari atau di ruangan yang tak ada orangnya, atau membantu menyiram tanaman. Semakin dia besar tugas itu bisa ditambah sesuai kemampuan dan minatnya.
Selamat memiliki bayi dan anak Macan, dan mengalami banyak hal yang menyenangkan bersamanya, sehingga hubungan orangtua dan anak menjadi dekat.