Berita Politik

Tiga Partai Besar Terus Dekati Anies Jelang Pensiun dari Gubernur DKI Jakarta

Tiga parpol itu diantaranya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui langsung para buruh di depan Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (29/11/21). 

TRIBUNBEKASI.COM — Tiga partai politik (parpol) terus memepet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelang pensiun sebagai kepala daerah pada 16 Oktober 2022 mendatang.

Tiga parpol itu diantaranya Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Tony Rosyid mengatakan, peluang Anies untuk menjadi pemimpin Republik Indonesia ini semakin besar pada ajang Pilpres 2024 mendatang.

Hal ini terlihat dalam konsolidasi organik para relawan yang semakin marak dan antusias di berbagai daerah.

“Euforia penyambutan Anies di berbagai event sebagai bentuk nyata keberhasilan konsolidasi itu. Ini boleh diklaim bahwa rakyat menghendaki Anies jadi presiden,” ujar Tony berdasarkan keterangannya pada Selasa (1/2/2022).

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Pimpinan DPRD DKI Minta Gubernur Anies Hentikan PTM Sebulan

Tony mengatakan, suasana ini mirip dengan era mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2004 dan Presiden RI Joko Widodo pada 2014 lalu. Suasana macam ini, kata dia, tidak bisa direkayasa, apalagi dibendung.

“Ini natural datang dari rakyat yang bersemangat untuk menjadikan Anies presiden 2024. Situasi ini linier dengan hasil survei di mana elektabilitas Anies terus naik. Trend politik nampaknya sedang berpihak ke Anies Baswedan, cucu AR Baswedan, salah satu pahlawan Indonesia itu,” katanya.

Menurut Tony, kondisi ini akan terus dibaca oleh parpol dan para pemodal yang kian merapat. Misalnya, dukungan Amran Sulaiman, mantan Menteri Pertanian RI sekaligus pengusaha kaya asal Sulawesi.

Pertemuan mereka di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (22/1/2022) sore secara tertutup itu memperkuat kesimpulan adanya peluang besar Anies nyapres. Hal yang sama juga pernah dilakukan Amran Sulaiman kepada Jokowi pada tahun 2014 lalu.

“Jika Nasdem selalu mengirim pesan dukungan ke Anies, dan perayaan Harlah PPP di DPW-DPW terus menghadirkan Anies, juga pernyataan Ketum PAN (Zulkifli Hasan) belum lama ini tentang Anies Presiden, boleh dibilang sebagai bukti adanya kesadaran bahwa Anies memang memiliki peluang besar untuk memimpin Indonesia 2024,” jelasnya.

Baca juga: Demi Ketenangan Masyarakat, Gubernur Anies Usul Formula Pengupahan Direvisi

Halaman
123
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved