Berita Daerah

Ribuan Ikan di Sungai Cikaniki Mati, Polisi Duga Tercemar Limbah

Kematian ikan dalam jumlah banyak ini tidak biasanya terjadi dan diduga disebabkan karena air sungai tercemar limbah.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Ichwan Chasani
Warta Kota/Hironimus Rama
Ribuan ikan ditemukan mati di aliran Sungai Cikaniki, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Rabu (2/2/2022). 

TRIBUNBEKASI.COM — Ribuan ikan ditemukan mati di aliran Sungai Cikaniki, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, pada Rabu (2/2/2022).

Kematian ikan dalam jumlah banyak ini tidak biasanya terjadi dan diduga disebabkan karena air sungai tercemar limbah.

Kepala Desa Kalong Liud, Kecamatan Nanggung, Jani Nurjaman mengaku telah menerima laporan dari warga terkait hal ini.

"Benar, kemarin ada laporan dari warga. Ikan-ikan yang berada di sungai tersebut mati," kata Jani Nurjaman kepada Wartakotalive.com, jejaring berita TribunBekasi.com, Kamis (3/2/2022).

Jani Nurjaman mengaku belum mengetahui soal penyebab kematian ikan-ikan tersebut. Namun dia sudah melaporkan persoalan ini ke Muspika Kecamatan Nanggung.

Baca juga: Diduga Tercemar Limbah Perusahaan, Kali Cilemahabang Berbusa dan Berbau Tak Sedap

"Kita sudah melapor ke Muspika Kecamatan Nanggung melalui grup Whatsapp dan pihak Polsek Nanggung. Alhamdulilah langsung direspon," imbuhnya.

Kapolsek Nanggung AKP Achmad Budi Santoso mengungkapkan pihaknya sudah
menerima laporan mengenai ikan mati di Sungai Cikaniki ini.

"Polsek Nanggung langsung lakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian ikan-ikan yang menghuni beberapa aliran sungai di wilayah nanggung," ungkap Budi.

Dari hasil pengecekan di lokasi, lanjutnya, air sungai Cikaniki memang dalam keadaan keruh dan ikan yang berada di aliran sungai banyak yang mati.

Baca juga: Kali Bekasi Sempat Tercemar Limbah, Air Baku Menjadi Hitam Pekat dan Berbau Tidak Sedap

"Kematian ikan-ikan tersebut diduga diakibatkan adanya warga yang mengambil ikan menggunakan bahan kimia," jelasnya

Untuk memastikan hal tersebut, polisi bersama PT. Antam UPBE Pongkor pun telah mengambil sampel air dari beberapa aliran sungai  untuk dilakukan uji laboratorium.

"Hingga saat ini hasilnya masih belum keluar," ungkap Budi.

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved