Berita Bekasi

Kasus Covid-19 Melonjak, Tri Adhianto Minta Warga Bekasi Tenang, Tempat Tidur Rumah Sakit Masih Aman

Walaupun kasus Covid-19 meningkat karena varian omicron banyak diantaranya yang terpapar memiliki riwayat tanpa gejala,

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com
Kondisi bed ocuppancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur Rumah Sakit di Kota Bekasi mencapai 45 persen, seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Patriot itu.(FOTO DOKUMENTASI) 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN --- Kondisi bed ocuppancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur Rumah Sakit di Kota Bekasi mencapai 45 persen, seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Patriot itu.

"Untuk BOR sekarang ini di kisaran 40 persen lah. Kemarin 41 persen dan sekarang mungkin ada penambahan 43-45 persen," kata Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Jumat (4/2/2022).

Meski hampir mendekati angka 50 persen, namun politikus PDP-Perjuangan itu menyebut kondisi BOR di Rumah Sakit di Kota Bekasi masih dalam kondisi aman.

Oleh karena itu pihaknya meminta masyarakat Kota Bekasi untuk tidak perlu panik.

Baca juga: Jumlah Kasus Covid-19 Penyakit Komorbid di Rumah Sakit Pusat Jantung Harapan Kita Terus Meningkat

Baca juga: Virus Corona Varian Omicron Cepat Menular, Penyintas Covid-19 Bisa Tertular Lagi, Ini Penjelasannya

Sebab, menurut Mas Tri sapaan Tri Adhianto jika sesuai yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.

Walaupun kasus Covid-19 meningkat karena varian omicron banyak diantaranya yang terpapar memiliki riwayat tanpa gejala, apalagi tingkat vatalitasnya tidak begitu tinggi.

"Untuk itu bagi tidak punya gejala silahkan isolasi di rumah, tentunya pemerintah akan pro aktif, kami akan datang ke rumah warga melakukan tracing yang ada di warga sekitar, kemudian kita juga akan memberikan bantuan obat, dan lain sebagainya," ujarnya.

BERITA VIDEO : WARGA RELA ANTRE BERJAM-JAM UNTUK TES COVID-19

Sementara itu berdasarkan data Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Transformasi Pemulihan Ekonomi Kota Bekasi, pada Kamis (3/2) total kasus aktif tercatat mencapai 7.223 kasus yang tersebar di 56 Kelurahan di Kota Bekasi.

Dimana terjadi kenaikan kasus baru Covid-19 pada Rabu (3/2) yaitu sebanyak 2.174 kasus.

Dimana hal ini menjadi puncak tertinggi temuan kasus baru Covid-19 di Kota Bekasi, disaat terjadi gelombang pertama dan kedua. 

PTM 50 persen

Pemerintah Kota Bekasi beberapa waktu lalu memperlakukan proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) 100 persen menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bekasi.

Namun, proses PJJ 100 persen ini pun kembali berubah setelah Pemerintah melakukan deskresi terkait hal itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved