Kuliner Bekasi

Penjual Gethuk di Bekasi ini Berinovasi sehingga Penganan Tradisionalnya Diminati Anak Muda

Makanan tradisional tidak boleh kalah saing dari penganan modern, asal pembuatnya berani berinovasi.

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Anin, pemilik Gethuk Wisanggeni, berinovasi dengan bentuk dan rasa penganan tradisional ini, sehingga Gethuknya bisa bersaing dengan oenganan kekinian. 

Untuk menikmati kelezatnya Gethuk modifikasi ini, masyarakat hanya keluar uang Rp10.000 per porsi.

"Murah meriah saja, 1 porsi isi 3 Gethuk 10.000, bisa campur rasa apa saja," ujar.

Demi menjaga cita rasa dan kualitas dagangannya, apabila Gethuk nya mulai berembun akibat faktor cuaca, Anin langsung mengganti mika bening tempat Gethuk itu dengan yang baru.

Perempuan berusia 25 tahun ini berharap semakin banyak orang yang melakukan inovasi dengan kue tradisional.

Dengan begitu penganan tradisional tidak kalah saing dengan makanan kekinian dari luar negeri.

"Semoga semakin banyak yang bisa melestarikan makanan tradisional ya, tapi dimodifikasi lagi aja biar tidak ketinggalan dan bosan. Kalau dimodifikasi kan jadi penasaran orang-orang," tandasnya. (m27)

 

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved