Berita Kriminal

Ayah Cabuli Anak Kandung Dibekuk, Polisi: Istri Pelaku Tahu, Menangis Minta Suaminya Tidak Ditangkap

Sang istri tahu jika sang suami mencabuli anak kandungnya dan meminta polisi agar tidak menangkap suaminya.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Panji Baskhara
Tribunnews.com
Ilustrasi - Aksi seorang ayah mencabuli anak kandungnya yang masih di bawah umur kembali terjadi di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. 

TRIBUNBEKASI.COM - Aksi asusila berupa pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi.

Kali ini, aksi pencabulan anak di bawa umur tersebut membuat heboh masyarakat Kabupaten Bogor.

Mirisnya, tindakan tidak terpuji ini dilakukan seorang ayah berinisal MW (38) terhadap anak kandungnya.

Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Baca juga: Kabur dari Polres Metro Bekasi Kota, Tahanan Kasus Pencabulan Ditemukan Tewas Mengambang di Kali

Baca juga: Masih Takut Berpergian Keluar Rumah, Korban Pencabulan di Bekasi Belum bisa Jalani Trauma Healing

Baca juga: Alami Trauma Berat, Korban Pencabulan di Kota Bekasi Enggan Pulang ke Rumah, Ini Pengakuan Sang Ibu

Kanit Reskrim Polsek Rumpin AKP Herman mengatakan aksi rudapaksa ini sudah berlangsung selama 4 tahun.

"Pelaku melakukan aksinya selama 4 tahun sejak korban berusia 10 tahun," kata Herman, Senin (7/2/2022).

Saat ini korban berusia 14 tahun dan tidak mau bersekolah lagi.

"Pelaku melakukan itu hampir setiap hari hingga korban berusia menginjak 14 tahun saat ini,” ujarnya.

Menurut Herman, tindakan MW ini diketahui oleh istrinya.

Namun sang istri tampaknya tutup mata dengan aksi bejat ini.

"Istrinya tahu. Pelaku menjalankan di rumah mereka sendiri tanpa dipermasalahkan sang istri," tuturnya.

Bahkan istri MW terkesan membela suaminya saat ditangkap polisi pada Selasa (1/2/2022) lalu.

"Saat polisi melakukan penangkapan pun, istri pelaku nangis-nangis agar M tidak ditangkap polisi," ujar Herman.

Dia menambahkan istri pelaku ini takut pelaku dipenjara sehingga tak ada lagi yang bisa menafkahinya.

"Ini yang bikin proses penangkapan agak lama kemarin. Akhirnya pelaku tetap ditangkap dan diamankan ke polsek untuk diproses," tutur Herman.

Kasus pemerkosaan ini diketahui setelah kerabat korban mendatangi Polsek Rumpin untuk melaporkan perbuatan asusila tersebut pekan lalu.

Keluarga korban baru melapor ke polisi setelah mengetahui kejadian tersebut.

"Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku mengaku nafsu dengan darah dagingnya sendiri karena paras yang cantik," pungkas Herman.

(Wartakotalive.com/Hironimus Rama)

Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved