Berita Bekasi

Minimalisir Penularan Covid-19, Pemkot Bekasi Berlakukan Kapasitas 50 Persen di Tempat Ibadah

"Kita juga minta untuk mempertimbangkan faktor ventilasi udara yang baik, durasi, dan jarak interaksi untuk meminimalir risiko penularan

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Dedy
TribunBekasi.com/Joko Supriyanto
Pemerintah Kota Bekasi kembali memberlakukan pembatasan di tempat ibadah menyusul penerapan pembatas kegiatan masyarakat (PPKM) level III. (FOTO DOKUMENTASI) 

TRIBUNBEKASI.COM,BEKASI SELATAN --- Pemerintah Kota Bekasi kembali memberlakukan pembatasan di tempat ibadah menyusul penerapan pembatas kegiatan masyarakat (PPKM) level III.

Aturan ditempat ibadah diperketat menjadi 50 persen kapasitas.

Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan dalam pembelakuan pembatasan di tempat ibadah ini, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran Nomor 443.145/SET.Covid-19. 

Tentang Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (covid-19) dengan Protokol Kesehatan pada Rumah Ibadah di Kota Bekasi. 

Baca juga: PPKM Level 3, Gubernur Anies Minta Perkantoran Kembali Terapkan WFH 75 Persen

Baca juga: Pemkot Bekasi Terbitkan Edaran Harga Eceran Minyak Goreng: Semoga Tak Ada Lagi yang Jual Lebih Mahal

"Dalam Melakukan Kegiatan Peribadatan Keagaman berjamaah selama Penerapan PPKM Level 3 maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan menerapkan Protokol Kesehatan secara lebih ketat," kata Tri Adhianto dalam keterangannya, Rabu (9/2/2022).

Politikus PDP-Perjuangan itu juga menyampaikan agar menekankan edukasi kepada masyarakat dalam hal meningkatkan protokol kesehatan ditengah lonjakan kasus covid-19 di Kota Bekasi.

Terutama dalam penggunaan masker.

"Kita juga minta untuk mempertimbangkan faktor ventilasi udara yang baik, durasi, dan jarak interaksi untuk meminimalir risiko penularan dalam beraktivitas," katanya.

BERITA VIDEO : TRANSMISI LOKAL DOMINASI COVID-19 VARIAN OMICRON

Dalam pelaksanaan ditempat ibadah, Mas Tri sapaan Tri Adhianto juga meminta untuk memastikan tidak ada kerumunan sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan peribadatan keagamaan dengan mengatur akses keluar dan masuk jemaah.

"Menyampaikan Informasi dan Himbauan kepada masyarakat terkait perkembangan dan penanganan Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) melalui War-war (Woro-woro) pada Rumah Ibadah (Mushola, Masjid, Geraja, Vihara, Pura, Klenteng)," ucapnya. 

Masuk mal wajib vaksin dosis lengkap

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi, Tedy Hafni mengatakan dalam aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level III, aktivitas mal akan dilakukan pembatasan.

Merujuk pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021, kapasitas mal menjadi 60 persen dengan batas waktu hingga pukul 21.00 WIB.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved