Berita Karawang
Omicron Merebak, BPBD Kabupaten Karawang Bakal Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Setelah kantor instansi pemerintah, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan ke sejumlah tempat umum.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ichwan Chasani
TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG — Kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Karawang melonjak tinggi. Diduga peningkatan ini karena pengaruh varian Omicron.
Atas kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang bakal melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah tempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karawang, Yasin Nasrudin mengatakan, pihaknya bakal melakukan penyemprotan di sejumlah tempat di Kabupaten Karawang.
"Sebetulnya penyemprotan disinfektan rutin dilakukan. Tapi akan kami tingkatkan lebih sering lagi," ujarnya, pada Kamis (10/2/2022).
Dia menerangkan dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penyemprotan disinfektan di tiap-tiap kantor dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Karawang Bertambah 231 Orang, Kebanyakan dari Klaster Industri dan Keluarga
Baca juga: Capaian Masih Rendah, Pemkab Karawang Gandeng Polres dan Kodim Sisir Warga Lansia Belum Vaksin
"Kami sudah melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan, kemarin sudah kita lakukan di belakang Unsika, lalu di kantor-kantor, di Inspektorat kemudian di BNNK, termasuk juga rencana BPBD akan melaksanakan penyemprotan di tiap-tiap kantor dinas," kata dia.
Dia melanjutkan, setelah kantor instansi pemerintah, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan ke sejumlah tempat umum. Namun, menunggu koordinasi dan keputusan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang.
"Karena Covid-19 varian Omicron ini sudah mulai naik. Tapi kesiapan kita BPBD juga siap, nanti mungkin dengan bersama-sama aparat TNI, Polri dan Dinas Kesehatan untuk melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan," ujarnya.
Dia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Karawang agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
"Imbauannya tetap, warga Karawang harus terapkan prokes. Setiap ke mana pun setiap kita keluar dari rumah ya harus pakai masker dan menjaga jarak," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bekasi/foto/bank/originals/yasin-13des.jpg)