Kasus Covid19

Penyebaran Omicron Secara Lokal di Ibu Kota Mendominasi, Wagub Ariza Imbau Warga Lebih Berhati-hati

saya sampaikan beberapa waktu lalu sekarang terbalik yah justru yang lokal lebih besar jadi mohon perhatian harus lebih berhati-hati

Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dedy
Shutterstock/Lightspring via Kompas.com
Foto Ilustrasi: Penyebaran virus corona atau Covid-19 --- Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan peningkatan kasus varian Omicron sekarang ini didominasi oleh transmisi lokal. 

TRIBUNBEKASI.COM --- Kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta terus meningkat, bahkan hampir mencapai 5.000 kasus. 

"Omicron kini sudah mencapai 4.639 kasus," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melalui video coference yang dikutip, Jumat (11/2/2022).

Politikus partai Gerindra ini juga mengatakan bahwa peningkatan kasus varian Omicron, sekarang ini didominasi oleh transmisi lokal.

"Peningkatan kasus impornya 38,3 persen. Kasus lokalnya 61,7 persen," tambahnya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Karawang Bertambah 231 Orang, Kebanyakan dari Klaster Industri dan Keluarga

Baca juga: Sejumlah Pemain Terpapar Covid-19, Timnas Indonesia Batal Ikut Turnamen Piala AFF U-23 Kamboja

Orang nomor dua di Ibu Kota ini juga selalu mengimbau masyarakat agar terus taat protokol kesehatan (prokes) serta waspada.

"Sekarang seperti yang sudah saya sampaikan beberapa waktu lalu sekarang terbalik yah justru yang lokal lebih besar jadi mohon perhatian harus lebih berhati-hati," tutup Ariza.

Sebagai informasi, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat per Kamis (10/2) jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 5.620 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 86.901 (orang yang masih dirawat/isolasi).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia pada keterangan tertulisnya yang dikutip, Jumat (11/2/2022).

BERITA VIDEO : VAKSINASI COVID-19 DI MAL SLIPI, TIAP JAM TERIMA 100 PESERTA

Dinkes DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 53.535 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 43.363 orang dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 11.090 positif dan 32.273 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen sebanyak 76.321 orang dites, dengan hasil 5.735 positif dan 70.586 negatif.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 929.100 dengan tingkat kesembuhan 90,2 persen, dan total 13.911 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,1 persen. 

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Patroli Razia Protokol Kesehatan Besar-besaran akan Digelar Polres Karawang

Baca juga: Prediksi Kasus Covid Melonjak Hingga Akhir Februari, Satgas-Pemkot Bekasi Siapkan Nakes dan Faskes

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Halaman
123
Sumber: Wartakota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved